Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. umum
  3. Silo Gunung, Gudang Batu Bara ...

Silo Gunung, Gudang Batu Bara yang Jadi Warisan Budaya Dunia

Silo Gunung. (Tangkap layar akun IG @tourismsumbar)

Silo Gunung. (Tangkap layar akun IG @tourismsumbar)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta – Kamu pernah mendengar Silo Gunung? Ya, Silo Gunung merupakan salah satu warisan budaya yang menjadi objek wisata di Kota Padang, Sumatera Barat.

Menurut penelusuran dari berbagai sumber, Senin (23/10/2023), Silo Gunung merupakan bekas gudang penampungan batu bara. Gudang itu terletak di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat. Luas area gudang penyimpanan ini mencapai 2,5 hektare.

Menjelajah Taman Bumi dan Budaya di Museum Gunung Api Batur

Dikutip dari laman Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), Silo Gunung merupakan salah satu bagian dari Warisan Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto (WTBOS). Gudang ini sering disebut sebagai Area C dan menjadi titik terakhir penyaluran batu bara di Minangkabau, Sumatera Barat.

Barang tambang yang dikirim dari Sawahlunto, Sumatera Barat, ditampung terlebih dahulu di Silo Gunung. Setelah itu, batu bara dikirim ke seluruh daerah Nusantara dan dunia.

Traveller Siap-siap! Jakarta ke Ujung Genteng Hanya Butuh 2,5 Jam

Mengutip laman Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), WTBOS menyandang status warisan budaya dunia dari UNESCO pada 2019. Di situs tambang itu, ada konsep Tiga Serangkai yang dicetuskan Belanda.

Konsep ini berupa industri pertambangan batu bara di Sawahlunto, lalu hasilnya dibawa ke luar dengan transportasi kereta api melalui Sumatera Barat, serta sistem penyimpananan di Silo Gunung di Pelabuhan Emmahaven (sekarang Teluk Bayur).

Bagikan:
silo gunungwarisan budaya duniavakansiwisata
Loading...
ADS

Update News

Trending