Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In

IHSG Terus Rekor, Begini Tanggapan Bos BEI

Direktur Utama BEI, Iman Rachman. (Dokumen Fakta.com/Viona Avinda Zahran)

Direktur Utama BEI, Iman Rachman. (Dokumen Fakta.com/Viona Avinda Zahran)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, menyoroti pengaruh rencana penurunan suku bunga oleh The Fed terhadap pasar global, termasuk Indonesia. Menurutnya, langkah ini akan memberikan dampak terhadap sentimen pasar.

Menurut Iman, jika dilihat keadaan global saat ini, rencana penurunan suku bunga oleh The Fed pasti ada dampaknya untuk Indonesia. 

"Persepsi orang terhadap kondisi politik dan makroekonomi Indonesia sangat positif, yang mendukung pergerakan indeks saham. Investor melihat ekonomi Indonesia dalam kondisi yang baik," ujar Iman Rachman di depan awak media di Main Hall BEI, Jakarta, Senin (26/8/2024).

Wow, Analis Ini Perkirakan IHSG Menuju 8.000

Sebagai informasi, pada perdagangan hari Senin (26/08/2024), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High) di level 7.619,90. IHSG ditutup menguat sebesar 61,89 poin atau 0,82% menuju 7.606,19.

“Artinya persepsi investor terhadap ekonomi indonesia bagus,” kata Iman.

View this post on Instagram

A post shared by Indonesia Stock Exchange (IDX) (@indonesiastockexchange)

Menurut laporan Tim Riset WH Project, sebanyak 360 saham tercatat menguat, 219 saham menurun, dan 217 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin.

Catat Rekor Lagi, IHSG Mau Lanjut ke Level Berapa?

Nilai transaksi pada perdagangan Senin mencapai Rp12,41 triliun. Pelemahan IHSG tempo hari dimanfaatkan untuk akumulasi oleh investor asing, dimana terjadi net buy asing sebesar Rp660 miliar.

Bagikan:
ihsg rekorfakta.comindeks harga saham gabunganinvestor di pasar modalpasar modalihsgnet buy investor asingnilai transaksi saham
Loading...
ADS

Update News

  1. Home
  2. pasar-modal
  3. IHSG Terus Rekor, Begini Tangg...

Trending