Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. lingkungan
  3. Panas Ekstrem, Tantangan Terbe...

Panas Ekstrem, Tantangan Terbesar Atlet di Olimpiade Paris 2024

Atlet olahraga Kano Prancis di Olimpiade Paris 2024. (Dok. Instagram Paris2024).

Atlet olahraga Kano Prancis di Olimpiade Paris 2024. (Dok. Instagram Paris2024).

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Badai dan suhu tertinggi 35ºC diperkirakan terjadi pada hari Selasa, 29 Juli, di kota Paris dan sekitarnya, saat ibu kota tersebut menjadi tuan rumah Olimpiade.

Badan meteorologi Prancis memberlakukan "peringatan kuning" atau peringatan kedua dari empat peringatan, saat gelombang panas datang dari Prancis selatan. 

"Suhu akan mencapai 35°C pada hari Selasa dan malam hari dari Selasa hingga Rabu akan sangat panas, dengan suhu minimum sekitar 22°C.” kata badan tersebut.

Beberapa bagian Prancis selatan berada pada status siaga oranye, peringatan tertinggi ketiga, dengan suhu mencapai 40ºC di beberapa lokasi, menurut laporan media setempat, Le Monde, Selasa (30/7/2024).

Kualitas Air Buruk, Lomba Renang Olimpiade Paris di Sungai Seine Ditunda

Level siaga kuning berarti orang-orang harus "waspada" terhadap dampak panas saat berolahraga atau melakukan aktivitas fisik lainnya, kata badan tersebut. 

Panas yang menyengat akan sangat terasa oleh atlet Olimpiade yang berkompetisi di acara luar ruangan pada sore hari di Paris dan daerah pinggiran sekitarnya.

Bola voli pantai di Menara Eiffel, kualifikasi gaya bebas BMX di Place de la Concorde, dan semifinal rugby sevens putri di Stade de France semuanya sebagian atau seluruhnya di luar ruangan. 

Menjelang Olimpiade, beberapa atlet telah mendesak agar waktu pertandingan disesuaikan untuk memperhitungkan beban fisik dari berkompetisi pada suhu tinggi dan risiko sengatan panas.

Menurut badan tersebut, peristiwa gelombang panas tersebut "relatif singkat," tetapi akan menjadi "sangat intens."
"Ini memerlukan kewaspadaan khusus, terutama bagi orang-orang yang sensitif atau terpapar," kata peringatan gelombang panas tersebut.

Bagikan:
panas ekstremOlimpiade Paris 2024gelombang panasperubahan iklim global
ADS

Trending

Update News