Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. hiburan
  3. Penampakan Sepeda Terpanjang d...

Penampakan Sepeda Terpanjang di Dunia, Panjangnya Lebih dari 55 Meter

Seperti apa, ya, rupa sepeda terpanjang di dunia? (Foto: ilustrasi orang naik sepeda/Freepik)

Seperti apa, ya, rupa sepeda terpanjang di dunia? (Foto: ilustrasi orang naik sepeda/Freepik)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Sepeda yang dirancang oleh delapan insinyur Belanda, menyabet gelar sepeda terpanjang di dunia. Panjangnya lebih dari 55 meter.

Dikutip dari Oddity Central, Minggu 30 Juni 2024, sepeda raksasa ini sebenarnya memiliki panjang 55,16 meter dan terbuat dari logam. Panjang sepeda ini kurang lebih sama dengan empat bus tingkat yang berjejer.

Pria di India Pecahkan Rekor Mengetik dengan Hidung Tercepat di Dunia

Sang pembuat, Ivan Schalk, bermimpi ingin membuat sepeda terpanjang di dunia ketika masih kecil. Pria berusia 39 tahun, berkata impian itu muncul setelah membaca Guinness Books of Records.

Proyek itu baru dimulai pada 2018 untuk mengisi waktu luang. Karena sadar tak bisa membuatnya sendiri, Schalk meminta bantuan dari orang-orang di tempat dia tinggal, Prinsenbeek, Belanda.

Mereka menghabiskan waktu empat tahun (tidak termasuk termasuk 2 tahun lockdown karena pandemi COVID-19) untuk mengerjakan sepeda raksasa.

"Saya memikirkan ide ini bertahun-tahun. Tujuannya untuk memecahkan rekor sepeda terpanjang dunia," kata dia.

Penampakan sepeda terpanjang di dunia. (Dokumen Oddity Central)

Penampakan sepeda terpanjang di dunia. (Dokumen Oddity Central)


Schalk melanjutkan, mereka memperhatikan semua aturan Guinness World Records saat membuat sepeda itu.

Lebih Sulit daripada yang Dibayangkan

Upaya Schalk dkk memecahkan rekor ini ternyata lebih sulit daripada yang dibayangkan. Pada 3 Juni 2023, mereka mendapatkan konfirmasi dari Guinness bahwa ciptaan itu tak menyabet gelar sepeda terpanjang di dunia, tetapi tandem terpanjang di dunia.

Sepeda raksasa ini dikendarai dua orang. (Dokumen Oddity Central)

Sepeda raksasa ini dikendarai dua orang. (Dokumen Oddity Central)

Bagi Schalk, rekor itu sangat beda karena timnya telah menghormati aturan Guinness untuk sepeda.

Menurt aturan, maksimal ada dua orang untuk mengayuh sepeda sepanjang 55,16 meter. Satu orang ada di depan stang dan satu lagi mengayuh di belakang.

Akan tetapi, Schalk mengizinkan ada tiga orang. Orang ketiga duduk di struktur logam panjang yang menghubungkan bagian belakang dan depan sepeda.

Namun, Guinness menyebut tiga orang terlalu banyak untuk "duduk" di sepeda terpanjang di dunia.

Pria Prancis Gagal Pecahkan Rekor Replika Eiffel Tertinggi di Dunia Gara-gara Ini

Tim Schalk akhirnya mengambil rekor tandem terpanjang di dunia meskipun sedikit kecewa. Namun, mereka tidak patah semangat dan terus berusaha.

Akhirnya, Schalk dan tim berhasil memecahkan rekor sepeda terpanjang di dunia dengan dua orang pengendara. Mereka juga bangga karena memecahkan dua rekor dunia sekaligus.

Bagikan:
uniksepeda terpanjang di duniasepeda terpanjang duniarekor dunia
Loading...
ADS

Update News

Trending