Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. ekonomi
  3. BI Rate Tetap 6,25 Persen, Bos...

BI Rate Tetap 6,25 Persen, Bos Bank Indonesia Kasih Penjelasan Begini

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo (tengah) saat mengumumkan tingkat BI Rate, Rabu (21/8/2024). (Tangkapan layar Youtube Bank Indonesia)

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo (tengah) saat mengumumkan tingkat BI Rate, Rabu (21/8/2024). (Tangkapan layar Youtube Bank Indonesia)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Bank Indonesia kembali mempertahankan tingkat suku bunga acuan BI Rate di level 6,25%. Keputusan itu berbanding terbalik dengan kondisi fundamental Indonesia yang sudah membaik.

Lantas apa yang ditunggu Bank Indonesia?

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan, saat ini fokus BI masih dalam menjaga stabilitas nilai tukar.

"Penguatan rupiah baik untuk perekonomian, harga-harga jadi lebih murah, khususnya pangan dan ini akan membendung imported inflation," kata Perry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Rabu (21/8/2024).

Menanti Penurunan Bunga Acuan, Kapan Bakal Kejadian?

Di samping itu, Perry melihat penguatan rupiah juga akan mendukung sektor-sektor yang menciptakan lapangan pekerjaan.

"Contoh industri tekstil dan manufaktur yang menciptakan lapangan pekerjaan itu membutuhkan impor," ujar Perry.

Maka, dalam hal ini kebijakan moneter masih akan pro stability untuk nilai tukar rupiah.

Ada Ruang Penurunan BI Rate, Bunga Kredit Bisa Ikut Turun?

Meski begitu, Perry tetap konsisten bahwa BI akan menurunkan suku bunganya di Kuartal IV 2024. "Kami masih tetap melihat ruang penurunan BI Rate pada kuartal IV," pungkas Perry.

Sebagai tambahan informasi, BI Rate berada di level 6,25% sejak Maret 2024. Artinya, level itu telah bertahan dalam lima bulan.

Adapun jika dibandingkan posisi akhir 2023, maka BI Rate sudah naik 25 basis poin dari level 6,00%.

Bagikan:
fakta.combi ratesuku bunga acuanperry warjiyobank indonesia
ADS

Trending

Update News