Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
  1. Home
  2. ekonomi
  3. Sebut Inflasi Bisa 3,19 Persen...

Sebut Inflasi Bisa 3,19 Persen, Tim Riset Bank Mandiri Wanti-wanti 2 Faktor

Ilustrasi inflasi. (Dokumen Bank Indonesia)

Ilustrasi inflasi. (Dokumen Bank Indonesia)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Tingkat inflasi tahunan semakin turun. Per Juli 2024, angkanya berada di level 2,13%.

Angka itu sudah berada jauh dalam kisaran target pemerintah.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati bahkan optimistis tingkat inflasi tahun ini tetap berada dalam kisaran target. Apalagi, kontributor inflasi yakni volatile food sudah menurun tajam.

"Pemerintah dan Bank Indonesia akan terus menjaga inflasi dalam kisaran 2,5±1%," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), pekan lalu.

Sentil Bupati yang Tak Tahu Inflasi di Daerahnya, Jokowi: Tanya ke BI atau TPID

Begitu juga dengan yang disampaikan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. Perry menerangkan, inflasi inti masih di bawah 2,5% yang berarti masih rendah.

"Bahkan ke depan inflasi tetap rendah dan seharusnya BI rate bisa turun. Namun kami masih memitigasi risiko global," tutur Perry.

Berkat Inflasi, Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Menguat

Meski begitu, Tim riset Bank Mandiri punya pendapat berbeda. Tim riset Bank Mandiri memperkirakan tingkat inflasi pada akhir tahun 2024 bisa mencapai 3,19%, atau meningkat secara moderat dari tahun sebelumnya sebesar 2,81% yoy.

"Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti gejolak harga energi, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah yang mendorong kenaikan imported inflation sejalan dengan meningkatnya harga barang impor," tulis Tim riset Bank Mandiri, dikutip Senin (5/8/2024).

Meski begitu, kata Tim riset Bank Mandiri, peningkatan inflasi masih sesuai dengan target pemerintah dan BI dalam kisaran 2,5±1%. Adapun di sini, Tim riset Bank Mandiri mengartikan kisaran itu berada di level 1,5%-3,5%.

Bagikan:
tim riset bank mandirifakta.combank mandirikementerian keuanganinflasibank indonesia
ADS

Update News

Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In

Trending