Wanita Ini Punya 300 Batu Ginjal gara-gara Doyan Minum Boba

Ilustrasi bubble milk tea. (Dokumen Pixabay)
FAKTA.COM, Jakarta – Seorang wanita berusia 20 tahun mengalami nyeri pinggang hingga demam. Ternyata, ada 300 batu di ginjal kanannya.
Dikutip dari Oddity Central, Rabu (20/12/2023), kejadian ini bermula ketika wanita muda bernama Xiao Yu, yang mengeluhkan sakit pinggang. Dia juga demam. Hasil lab Xiao Yu menunjukkan jumlah sel darah putihnya sangat banyak.
Dokter pun meminta dia untuk menjalani CT scan. Hasilnya menunjukkan ginjal kanan wanita itu dipenuhi cairan dan batu ginjal. Xiao Yu diberikan antibiotik dan cairan dari ginjal dikeluarkan. Operasi pengangkatan batu ginjal pun dilakukan.
Pada akhirnya, dokter berhasil mengangkat 300 batu ginjal dengan ukuran diameter masing-masing 5 mm dan 2 cm. Menurut Taiwan News, kebanyakan batu ginjal ini mirip dengan “bakpao mini”.
Usut punya usut, Xiao Yu diketahui tidak menyukai air putih. Melansir The Strait Times, wanita itu lebih suka bubble milk tea (boba) daripada air putih untuk menghilangkan rasa haus. Inilah yang membuat sang wanita mengalami dehidrasi.
Dehidrasi kronis bisa membuat urin semakin pekat. Kandungan mineral akan mengkristal dan berubah menjadi batu ginjal.
Mengapa Bisa Terjadi Batu Ginjal?
Dikutip dari laman Mayo Clinic, batu ginjal merupakan endapan yang keras dan terbuat dari mineral dan garam yang terbentuk di ginjal. Biasanya batu ginjal terjadi karena pola makan, berat badan berlebih, kondisi medis, serta suplemen dan obat-obatan tertentu. Batu itu juga sering terbentuk ketika urin menjadi pekat sehingga mineral mengkristal dan saling menempel.
Batu ginjal bisa mempengaruhi bagian mana pun dari saluran kemih, dari ginjal sampai ke kandung kemih. Proses pengeluaran batu ginjal bisa jadi hal yang menyakitkan, tetapi tidak menyebabkan kerusakan permanen jika dikeluarkan tepat waktu.
Kenali Gejalanya
Biasanya batu ginjal tidak menimbulkan gejala apa pun sampai benda itu berpindah ke dalam ginjal atau malah masuk ke salah satu ureter. Ketika nyangkut di ureter, aliran urin bisa terhambat dan ginjal membengkak. Ini bisa menyakitkan penderitanya.
Selain itu, ada tanda-tanda batu ginjal, seperti:
*Nyeri di bagian pinggang, bawah tulang rusuk, dan punggung.
*Nyeri yang menjalar ke perut bagian bawah dan selangkangan.
*Sakit atau sensasi terbakar ketika buang air kecil.
*Nyeri yang datang secara bergelombang dan intens.
*Urin berwarna merah muda, cokelat, atau merah serta berbau busuk.
*Buang air kecil dalam jumlah sedikit dan terus-menerus.
*Mual dan muntah.
*Demam dan menggigil ketika ada infeksi.
*Rasa sakit yang berpindah-pindah sesuai dengan lokasi batu ginjal.













