Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. data
  3. Badai PHK Berlanjut, Data 4 Bu...

Badai PHK Berlanjut, Data 4 Bulan Bikin Terkejut

Ilustrasi. (Dokumen Fakta.com/Putut Pramudiko)

Ilustrasi. (Dokumen Fakta.com/Putut Pramudiko)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Indonesia sedang dalam badai pemutusan hubungan kerja (PHK). Berdasarkan data Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker), jumlahnya telah mencapai 18.829 tenaga kerja.

Angka tersebut naik 24,1% dibandingkan periode yang sama 2023. Saat itu jumlah PHK mencapai 15.177 tenaga kerja.

Lebih rinci, berdasarkan data yang dirilis Selasa (11/6/2024 itu, provinsi Banten mencatat jumlah PHK paling banyak. Di sini angkanya mencapai 5.078.

GoTo Tanggapi Rencana PHK ByteDance di Tokopedia, Saham GOTO Tak Bergeming

Artinya, jumlah PHK di Banten setara dengan 20,9% dari total PHK pada April 2024.

Namun, yang mengejutkan adalah jumlah PHK di DKI Jakarta yang tumbuh paling tinggi. Pada periode ini angkanya mencapai 4.807 tenaga kerja atau melesat 3.685% dari periode sama 2023 sebanyak 127 tenaga kerja.

Sebagai informasi, badai PHK ini melanjutkan yang terjadi pada 2023. Saat itu jumlahnya mencapai 64.855 tenaga kerja atau naik 158,2% dari periode 2022 sebanyak 25.114 tenaga kerja.

Bagikan:
kementerian tenaga kerjatenaga kerja ter-phkkemnakerphkpemutusan hubungan kerja
ADS

Trending

Update News