Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. umum
  3. Kapal Pinisi di IKN, Ini Desti...

Kapal Pinisi di IKN, Ini Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi

Jembatan Pulau Balang. (Dokumen Dishub Penajam Paser Utara)

Jembatan Pulau Balang. (Dokumen Dishub Penajam Paser Utara)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Rencana Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyiapkan kapal pinisi untuk wisata di Ibu Kota Nusantara (IKN), mendapat respons positif dari Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. Budi menilai, rencana tersebut menjadi Langkah penting untuk memperkenalkan IKN kepada masyarakat luas.

"Terlebih lagi potensi wisata di perairan Balikpapan sangat menarik untuk dinikmati," kata Budi, dikutip Sabtu (22/6/2024).

Memangnya apa saja sih potensi wisata di Balikpapan?

Budi menyebut Pelabuhan Punggur, Pelabuhan ITCI, dan Pusat Suaka Orangutan yang rencananya akan menjadi rute pelayaran kapal pinisi untuk kepentingan wisata di wilayah Balikpapan, khususnya untuk menuju kawasan IKN.

Asyik, Wisata di IKN Bisa Pakai Kapal Pinisi

Dalam rute itu, wisatawan nantinya bisa menikmati beragam pengalaman menarik. Mulai dari wisata kuliner, mengunjungi gedung serba guna dan jembatan Pulau Balang yang estetik, hutan bakau, penangkaran orangutan, hingga melihat hewan endemik lainnya, seperti ikan pesut, bekantan, hingga buaya.

"Total waktu pelayaran diperkirakan selama 3 jam 30 menit," ujar Budi.

Kemudian, saat berada di wilayah IKN, Budi bilang, wisatawan nantinya bisa menikmati city tour di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan menggunakan kendaraan ramah lingkungan. "Ini tentu akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi para wisatawan," tuturnya.

Budi juga menuturkan bahwa jalur laut pada dasarnya bisa memangkas waktu dari Balikpapan menuju IKN dibanding menggunakan transportasi darat. Dengan demikian, wisatawan punya waktu lebih banyak untuk menikmati pengalaman di Ibu Kota baru tersebut.

Pembangunan Capai 84 Persen, IKN Bisa Tampung ASN Mulai September

Menhub berharap penyediaan layanan angkutan laut untuk wisata ini bisa memberikan pengalaman yang unik bagi para wisatawan. "Satu hal yang tak kalah penting, semoga langkah ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian daerah sekaligus dalam rangka melestarikan budaya maritim tanah air," kata Budi menegaskan.

Sebagai informasi, Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Laut telah menetapkan dua rute untuk layanan kapal pinisi, yakni dari Pelabuhan Semayang–Jembatan Pulau Balang (passing)–Dermaga PT ITCI KU (memutar)–Pelabuhan Semayang.

Kemudian untuk rute yang berkebalikan, yaitu Dermaga PT ITCI KU–Jembatan Pulau Balang (passing)–Pelabuhan Semayang (memutar)–Dermaga PT ITCI KU.

Bagikan:
kapal pinisipariwisata iknmenhub budi karya sumadikementerian perhubunganiknibu kota nusantarapariwisata
ADS

Update News

Trending