Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. teknologi
  3. Mudikpedia 2025 Dirilis, e-Boo...

Mudikpedia 2025 Dirilis, e-Book Panduan Mudik Lebaran 2025

Menkomdigi Meutya Hafid meluncurkan Mudikpedia 2025, di Jakarta, Selasa (18/3/2025). (dok. Komdigi)

Menkomdigi Meutya Hafid meluncurkan Mudikpedia 2025, di Jakarta, Selasa (18/3/2025). (dok. Komdigi)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) meluncurkan platform mudik tahun ini, Mudikpedia 2025. Buku elektronik ini diklaim menyediakan berbagai informasi terkait kegiatan mudik.

“Kami menyadari besarnya potensi pergerakan masyarakat dan berbagai tantangan yang dihadapi selama mudik," kata Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, dalam acara 'Launching Mudikpedia 2025', di kantornya, Jakarta, Selasa (18/3/2025).

"Dan karena itu sekali lagi diantara solusinya adalah informasi dan komunikasi yang tepat. Maka Kementerian Komunikasi dan Digital meluncurkan Mudikpedia Lebaran 2025,” lanjut dia.

Baca Juga: Diprotes Meta, Apa Kabar Aturan Pembatasan Usia Pengguna Medsos?

Platform ini dibuat untuk menunjang kelancaran mudik Lebaran 2025 nanti. Di dalamnya tersedia beragam informasi yang dapat diakses secara gratis oleh pengguna.

Melalui Mudikpedia, pengguna dapat diarahkan ke berbagai tautan penting ke berbagai situs pemerintah .

Di antaranya adalah CCTV pantauan lalu lintas, informasi mudik gratis, prakiraan cuaca BMKG, stasiun pengisian kendaraan listrik, pemesenan tiket, dan lain-lain.

Semua informasi yang disediakan diperbarui sesuai dengan perkembangan terbaru di lapangan.

“Masyarakat dapat mengakses informasi yang lebih lengkap, relevan dan terus diperbaharui secara real-time,” ucap Meutya.

Platform buatan Komdigi ini terintegrasi dengan Kementerian-kementerian lainnya, termasuk Kementerian Perhubungan.

Sebelumnya platform ini sudah hadir sejak 2022. Yang membedakannya saat ini terdapat berbagai fitur serta Kementerian baru yang ditambahkan, yakni Kementerian Kesehatan.

Melalui kerjasama ini diharapkan bisa membantu pemudik untuk merencanakan maupun mengatasi berbagai kendala masyarakat dalam kegiatan mudik nanti.

Baca Juga: 5 Aplikasi Pendukung Ramadhan 2025, Ingatkan Imsak hingga Ngaji Dibantu AI

Muidkpedia 2025 dapat diakses melalui tautan berikut. Selain tersedia dalam format e-book yang bisa diunduh, Mudikpedia juga bisa diakses melalui hp dan desktop.

Hal itu memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi di mana saja dan kapan saja, terutama saat berada di perjalanan mudik.  

“Harapannya dengan akses yang mudah, fitur yang lengkap, masyarakat dapat merancang perjalanan mudik dengan lebih matang,” pungkas Meutya.

Acara peluncurannya dihadiri juga oleh berbagai staf Kementerian terkait, termasuk Staf Khusus Menteri Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital, Raline Shah, dan Dirjen Komunikasi Publik dan Media Komdigi Fifi Aleyda Yahya.

Bagikan:
Kementerian KomdigiMeutya Hafidmudikpediamudiklebaran 2025
ADS

Update News

Mudikpedia Komdigi

Logo Fakta
0:00 / 0:00

Menkomdigi Meutya Hafid meluncurkan platform Mudikpedia, di Jakarta, Selasa (18/3/2025). (dok. Ghazy Rabbani)

Trending