CCTV AI Buatan Ilmuwan Inggris Bisa 'Ramal' Ancaman Banjir

AI on The River buat ngecek banjir. (dok. University of Bath)
FAKTA.COM, Jakarta – Peneliti di Inggris mengembangkan perangkat lunak (software) berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk membantu mencegah banjir.
Cara kerjanya adalah dengan terlebih dulu dipasang pada sistem kamera CCTV guna mendeteksi penyumbatan di saluran air perkotaan.
Software yang dinamakan AI on The River ini dikembangkan melalui pembelajaran mesin (machine learning) dan diklaim mampu mendeteksi penyumbatan secara otomatis dengan tingkat akurasi mencapai 90 persen.
“Kami berhasil mengembangkan model yang efisien untuk mendeteksi dan mengidentifikasi penyumbatan sebelum menjadi masalah. Model ini bersifat proaktif, sehingga tidak menunggu banjir terjadi sebelum membunyikan alarm,” ujar Andrew Barnes, peneliti 'AI on The River', seperti dikutip dari Phys, Oktober 2024.
Studi ini pun sudah diterbitkan di Journal of Flood Risk Management, 3 Oktober 2024.
Sistem ini disebut dapat membantu operator yang selama ini mengawasi saluran air secara manual. Dengan teknologi AI, pemantauan dapat dilakukan secara otomatis dan lebih akurat, sehingga potensi penyumbatan dapat ditangani lebih cepat dan tepat sasaran.
Selain itu, teknologi ini juga turut memberikan manfaat signifikan bagi tim pengawas banjir. Dengan adanya sistem peringatan dini, mereka dapat mengatasi penyumbatan sebelum banjir terjadi, sehingga tidak perlu bekerja dalam kondisi berbahaya akibat genangan air.
Peneliti lainnya, Thomas Kjeldsen, menekankan bahwa perangkat ini menjadi solusi yang lebih efisien dalam menghadapi risiko banjir yang semakin meningkat akibat perubahan iklim global.
“Penelitian ini membuka peluang bagi pengembangan sistem pengelolaan banjir yang lebih ringan, hemat biaya, dan dapat diterapkan di wilayah perkotaan. Hal ini memungkinkan otoritas di berbagai negara untuk beradaptasi dengan perubahan iklim,” jelasnya.

Banjir Kota Bekasi dipicu luapan kali usai hujan deras. (dok. BNPB)
Menurut tim peneliti, perangkat ini telah menarik perhatian berbagai organisasi pencegahan banjir dari sejumlah negara, termasuk Afrika Selatan, yang tertarik untuk menerapkannya dalam sistem mitigasi mereka.
Hasil studinya dipublikasi dalam artikel ilmiah berjudul “CCTV Image-Based Classification of Blocked Trash Screens” yang diterbitkan di situs Wiley.
“Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan potensi baru dalam penggunaan computer vision dan teknik machine learning untuk manajemen banjir perkotaan dalam bentuk sistem peringatan dini, terutama dalam situasi di mana data pelatihan untuk model masih terbatas,” menurut keterangan tertulis artikel ilmiah tersebut.













