Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?

6 Aplikasi Alternatif TikTok usai Pemblokiran di AS, RedNote Hingga Shorts

Ilustrasi. Sejumlah aplikasi bisa jadi alternatif TikTok. (dok. Shutterstock)

Ilustrasi. Sejumlah aplikasi bisa jadi alternatif TikTok. (dok. Shutterstock)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta – Tiktok, media sosial asal China masih dalam ancaman pemblokiran permanen di Amerika Serikat (AS) meski mendapat pembelaan dari Presiden AS terpilih Donald Trump. Simak sejumlah alternatifnya.

Pada 2024, pemerintah AS mengesahkan UU pemblokiran Tiktok apabila induk perusahaan Tiktok, ByteDance, tidak menjual media sosialnya kepada pihak yang berbasis di AS.

UU ini disahkan karena kekhawatiran pemerintah AS soal potensi ancaman keamanan data yang akan digunakan untuk kepentingan pemerintahan Negeri Tirai Bambu. Platform tersebut dipercaya menjadi alat spionase maupun menyebarkan propaganda.

Baca Juga: Donald Trump Mungkin Tunda Pemblokiran TikTok 90 Hari

Berbagai pihak termasuk Trump, Presiden AS terpilih, berupaya ‘menyelamatkan’ Tiktok. Akan tetapi, berdasarkan persidangan terbarunya pada Jum’at pekan lalu, hakim belum memutuskan nasib platform tersebut.

“Maaf, TikTok tidak tersedia saat ini. Undang-undang yang melarang TikTok telah diberlakukan di AS. Sayangnya, itu berarti Anda tidak dapat menggunakan TikTok untuk sementara waktu,” menurut pesan aplikasi tersebut dilaporkan oleh Anadolu pada Minggu (19/1/2025).

“Kami beruntung bahwa Presiden Trump telah mengindikasikan akan bekerja sama dengan kami untuk menemukan solusi agar TikTok dapat kembali digunakan setelah ia menjabat. Nantikan informasi selanjutnya,” lanjut keterangan tersebut.

Baca Juga: 6 Alasan Elon Musk Berpeluang Besar Buat Beli TikTok AS

Sejumlah konten kreator Tiktok AS menyarankan aplikasi alternatif pengganti Tiktok. Berikut alternatifnya, dirangkum dari Mashable dan CNN:

1. Xiaohongshu/RedNote

Logo aplikasi Rednote. (Tangkapan layar Play Store)

Logo aplikasi Rednote. (Tangkapan layar Play Store)

Sejauh ini, aplikasi Xiaohongsu menempati posisi pertama dalam kategori media sosial di App Store AS. Platformnya dibuat oleh Xingin Information Technology yang berbasis di Shanghai, China.

Aplikasi ini merupakan platform video berdurasi pendek seperti TikTok, tetapi tata letaknya menyerupai Pinterest dan Instagram.

“Red Note adalah angin segar yang sangat kita butuhkan di era digital—surga yang tenang di mana kreativitas, koneksi, dan percakapan autentik masih tumbuh subur,” ujar lifeasyoshi dalam ulasan aplikasi Xiaohongsu di App Store.

“Ini adalah aplikasi tempat Anda dapat menuliskan pikiran, berbagi cerita yang bermakna, dan terlibat dalam dialog yang tulus dan penuh perhatian tanpa kebisingan dan kekacauan yang biasa terjadi,” imbuh keterangan tersebut.

2. Lemon8

Logo Lemon8. (Tangkapan layar Play Store)

Logo Lemon8. (Tangkapan layar Play Store)

Aplikasi ini banyak memuat konten gaya hidup dan memiliki fitur yang menggabungkan elemen-elemen dari Pinterest dan Instagram.

Platform ini muncul pertama kali di AS pada 2023 lalu. Aplikasinya dianggap ‘saudara’ TikTok, karena bernaung di bawah pemilik yang sama, ByteDance.

“Suka banget aplikasi ini! Saya tidak punya keluhan sampai baru-baru ini. Aplikasi ini sangat menyenangkan dan interaktif di kolom komentar. Semua orang saling mendukung dan saya merasa seolah-olah ini adalah aplikasi yang penuh dengan cewek-cewek,” kata akun Jasmine20001 dalam ulasan aplikasi itu di App Store.

3. Clapper

Logo medsos Clapper. (Tangkapan layar Play Store)

Logo medsos Clapper. (Tangkapan layar Play Store)

Clapper merupakan media sosial video berdurasi pendek mirip dengan TikTok. App ini telah mengalami peningkatan unduhan sejak pemerintah AS mulai membahas pelarangan TikTok.

Aplikasi ini tidak menargetkan anak muda layaknya TikTok, tapi menargetkan pengguna yang lebih dewasa.

TikTok menargetkan lebih banyak generasi muda, terutama yang berusia di bawah 25 tahun. Saya melihat kemungkinan basis pengguna yang lebih dewasa," kata Edison Chen, pendiri Clapper, sebagaimana dilansir Deadline.

"Mereka juga ingin menikmati format video pendek, tetapi sebagian besar platform media sosial menargetkan generasi muda," imbuhnya.

Pedoman komunitasnya mencakup berbagai perilaku terlarang, dengan pemberitahuan, "ada alasan mengapa ini adalah aplikasi dewasa. Jangan bertingkah seperti anak kecil."

Ia juga mengklaim platformnya menarik perhatian audiens yang lebih tua, Gen X dan Gen Y. Aplikasinya ini tidak memiliki iklan dan penggunanya diharuskan berusia 17 tahun ke atas.

4. Triller

Logo medsos Triller. (Tangkapan layar Play Store)

Logo medsos Triller. (Tangkapan layar Play Store)

Mirip dengan TikTok, Triller adalah platform video berdurasi pendek. Platformnya menyediakan kecerdasan buatan (AI) guna memudahkan pengguna dan kreator untuk menyatukan video dengan musik secara otomatis.

Triller mengklaim aplikasinya dapat membuat video profesional dalam hitungan menit dengan bantuan algoritma penyuntingan otomatis miliknya.

Media sosial tersebut juga menawarkan berbagai fitur, seperti 100 lebih filter video, streaming video langsung, perpustakaan musik pribadi serta dapat membagikan video yang dibuat ke aplikasi lain.

5. Flip

Tampilan medsos Flip. (Tangkapan layar App Store)

Tampilan medsos Flip. (Tangkapan layar App Store)

Flip merupakan aplikasi yang sedikit berbeda dari TikTok. Platformnya merupakan gabungan antara belanja online dengan konten video.

Pekan lalu, aplikasi buatan Humans Inc tersebut menempati posisi ketiga dalam kategori media sosial di App Store. Platform ini sempat mengalami lonjakan pengguna dan membuatnya sangat lambat.

Flip memposting permintaan maaf kepada pengguna pada hari Minggu lalu setelah dikeluhkan “sangat lambat atau benar-benar tidak berfungsi bagi sebagian besar pengguna.”

6. Youtube Shorts

Tampilan YouTube Shorts. (Tangkapan layar YouTube)

Tampilan YouTube Shorts. (Tangkapan layar YouTube)

YouTube Shorts bukanlah aplikasi baru. App ini sudah dirilis sejak 2020. Sama seperti TikTok, platfromnya menyajikan video pendek dengan durasi maksimal 3 menit.

Video yang disajikannya berorientasi vertikal dan terintegrasi dengan platform Youtube. penonton dapat men-scroll untuk menonton streaming video secara terus-menerus di halaman Shorts.

Konten kreator dapat membuat video dan mengunggah langsung dari handphone di mana saja. Melalui aplikasi ini, mereka juga bisa mendapatkan penghasilan, syaratnya diharuskan memperoleh 1.000 subscriber dan 10 juta penayangan Shorts yang valid dalam 90 hari terakhir. (CNN/MASHABLE)

Bagikan:
tiktokmedsospemblokiran tiktokyoutube
Loading...
ADS

Update News

Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. teknologi
  3. 6 Aplikasi Alternatif TikTok u...

Trending