Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
ads
ads
  1. Home
  2. teknologi
  3. Hampir 2.000 Konten Hoaks Diha...

Hampir 2.000 Konten Hoaks Dihapus di 2024, Mayoritas Penipuan

1.923 Konten Hoaks Dihapus Sepanjang 2024

1.923 Konten Hoaks Dihapus Sepanjang 2024

Google News Image

FAKTA.com, Jakarta - Nyaris 2.000 konten hoaks atau kabar bohong dihapus sepanjang 2024 dengan yang terbanyak berupa penipuan.

"Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) telah berhasil mengidentifikasi serta mengklarifikasi sebanyak 1.923 konten hoaks, berita bohong dan informasi palsu sepanjang tahun 2024," demikian keterangan resmi Komdigi, di Jakarta, Rabu (8/1/2025).

Baca Juga: Kawal Informasi Pilkada, Kominfo Bentuk Satgas Anti Hoaks

Penghapusan ini merupakan ranah kerja Tim Mesin Pengais Konten Negatif (AIS) Subdirektorat Pengendalian Konten Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika Komdigi.

Mereka setiap harinya melakukan identifikasi, verifikasi, dan validasi terhadap seluruh konten internet yang beredar di ruang siber Indonesia, baik itu konten hoaks, terorisme dan radikalisme, pornografi, perjudian, maupun konten negatif lainnya.

Pada 2024, konten hoaks terbanyak yang dihapus tim AIS masuk kategori penipuan dengan 890 konten. Sementara untuk temuan yang paling sedikit ada pada kategori mitos dengan 6 konten.

Di luar itu, kategori lain konten hoaks yang dihapis ialah politik  (237 konten), kategori pemerintahan (214 konten), kategori kesehatan (163 konten), kebencanaan (145 konten), kategori lain-lain (84 konten).

Ada pula temuan hoaks kategori internasional dan pencemaran nama baik (50 konten), perdagangan (35 konten), kejahatan (33 konten), keaagamaan dan pendidikan (8 konten).

Infografis serangan siber di pilkada. (FAKTA.COM)

Infografis serangan siber di pilkada. (FAKTA.COM)

Waktu puncak

Komdigi juga mengungkap bulan terbanyak hoaks itu muncul ialah sebulan jelang Pilkada 2024, yakni Oktober, dengan 215 konten.

"Temuan konten hoaks setiap bulannya pun bervariasi," kata Kementerian.

Sementara, bulan dengan temuan konten hoaks paling sedikit ialah Februari, atau saat gelaran Pilpres 2024, dengan 131 konten.

Rinciannya adalah Januari dengan 143 hoaks, Februari dengan 131 hoaks, Maret dengan 162 hoaks, April dengan 143 hoaks, Mei 164 hoaks, Juni 153 hoaks, Juli 170 hoaks, Agustus 162 hoaks, September 173 hoaks, Oktober 215 hoaks, November 166 hoaks, dan Desember 141 hoaks.

Baca Juga: Hasto Penuhi Panggilan Polisi Terkait Dugaan Penyebaran Hoaks



Bagikan:
hoaksmedsosKementerian Komdigi
ADS

Update News

Trending