Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. politik
  3. Diancam Dipolisikan, Ketua KPU...

Diancam Dipolisikan, Ketua KPU Sindir Roy Suryo Soal Kasus Pidananya

Gibran Rakabuming Raka. (Fakta.com/Dwi Arief)

Gibran Rakabuming Raka. (Fakta.com/Dwi Arief)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari menyindir pakar telematika Roy Suryo yang akan melaporkannya ke kepolisian. Roy Suryo tidak terima karena disebut penyebar fitnah oleh Hasyim, buntut tuduhan Roy soal mic yang dipakai calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka pada debat cawapres kemarin.

Ketika ditanya tentang ancaman Roy Suryo tersebut, Hasyim justru mempersilahkan wartawan untuk bertanya kepada Roy tentang rekam jejaknya yang pernah terkena kasus pidana penistaan agama dan pelanggaran UU ITE.

“Tanya saja, dia habis kena pidana apa,” kata Ketua KPU RI Hayim Asy’ari kepada wartawan di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (26/12/2023).

Ketua KPU RI tersebut tidak ingin mempermasalahkan kasus ini lebih jauh. Sebab, dia mengaku lebih mengutamakan pekerjaan di KPU saat ini yang mana hari pemilihan umum semakin dekat.

Kebijakan 21 Program Ganjar-Mahfud Rp2500 Triliun

Sebelumnya, polemik perseteruan antara ketua KPU dengan Roy Suryo bermula ketika Roy mengunggah cuitan di akun media sosial X (dulu twiter) yang mengkritik banyaknya alat komunikasi yang dipakaikan kepada para cawapres saat debat pada Jumat (22/12/2023) malam. Roy mencurigai alat yang dipakai Gibran memberinya keuntungan dalam debat cawapres.

“Kenapa sih nomor 2 ini sampai gunakan 3 mic sekaligus: 1. Clip-on, 2. Hand-held, 3. Headset? Apa gunanya juga earphone? Siapa yang bisa di-feeding ke telinganya? Mengapa 2 calon yang lain beda? Ambyar,” tulis cuitan Roy di akun X nya.

Hasyim mengatakan bahwa semua penyelenggara debat dari stasiun televisi, tim pasangan calon, dan peserta debat cawapres yang berada di ruang tunggu melihat pemasangan mikrofon tersebut. Dia mengimbau kepada siapa pun yang meragukan penggunaan headset untuk menanyakan langsung kepada semua pihak yang terlibat dalam acara debat.

Menurutnya, tindakan Roy telah memfitnah KPU dengan menuduh mereka tidak adil dalam menyediakan fasilitas headset kepada Gibran untuk mendapatkan bocoran saat debat cawapres. Padahal semua pihak yang berada di tempat kejadian telah menyaksikan proses pemasangan perangkat tersebut.

Mengenang 19 Tahun Tsunami Aceh

"Roy Suryo memang tukang fitnah," kata Hasyim.

Roy yang tidak terima atas disebut sebagai tukang fitnah, berencana akan melaporkan Hasyim kepada pihak berwajib.

"Saat ini tim hukum saya sedang mengkaji langkah-langkah apa yang akan kami tempuh terhadap perkataan atau tulisan 'Roy Suryo tukang fitnah' yang disampaikan oleh Ketua KPU, Hasyim Asy'ari," ujar Roy. (ILM)

Bagikan:
debat pilpresganjar pranowo-mahfud mdkpuPemilu 2024gibran rakabuming rakaprabowo subiantomahfud md
ADS

Update News

Trending