Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In

Cak Imin Komentari Zulhas Dukung Prabowo 2029: Tergesa-gesa Amat Sih

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Foto: Dok. Instagram @prabowo)

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Foto: Dok. Instagram @prabowo)

Google News Image

Fakta.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengomentari pernyataan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan alias Zulhas yang akan mengusung kembali Presiden Prabowo Subianto pada Pilpres 2029.

Menurut Cak Imin, dukungan itu masih terlalu jauh untuk dibicarakan saat ini. Bahkan, ia menyebut Zulhas terlalu tergesa-gesa karena membicarakannya dari sekarang.

Baca Juga: Respons Para Menteri Saat Prabowo Beri Arahan Rapatkan Barisan

"Ya kan masih lama, tergesa-gesa. Tergesa-gesa amat sih," kata Cak Imin saat ditemui awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (23/4/2025).

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) itu pun berguyon dirinya baru menjadi menteri selama enam bulan, sehingga belum terpikirkan olehnya untuk mengusung Prabowo kembali atau tidak di Pilpres 2029.

"Baru jadi menteri enam bulan," ujarnya.

Ketika disinggung mengenai arahan Presiden Prabowo untuk merapatkan barisan Kabinet Merah Putih apakah ada kaitannya dengan rencana Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus untuk mengusung Prabowo di Pilpres 2029, Cak Imin pun berkilah.

"Ya pastilah, kita, mensolidkan supaya menghadapi tantangan global, menghadapi kebutuhan ekonomi nasional ini, percepatan, harus merapatkan barisan. Wah, (kaitan dengan Pilpres 2029) masih jauh, Pemilu masih jauh," katanya.

View this post on Instagram

A post shared by Faktacom (@faktacom)

Pernyataan PAN Dukung Prabowo di Pilpres 2029

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyatakan bahwa partainya siap memberikan dukungan kepada Prabowo pada pencalonan Pilpres 2029.

"Saya juga sampaikan kepada Pak Prabowo yang penting, Pak, partai saya besar. Itu yang paling penting. Kalau capres silakan, kalau wapres kita bicara," kata Zulhas dalam acara Halalbihalal dan Pengumuman Susunan Kepengurusan DPP PAN di Jakarta, Minggu (20/4).

Baca Juga: Matahari Kembar 'Bersinar' Saat Para Menteri Prabowo Temui Jokowi

Pada pertengahan Februari lalu, Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno juga menyebut partainya siap memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk keempat kalinya pada pilpres berikutnya.

Dia pun mengaku senang dan menyambut antusias keputusan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra untuk kembali mencalonkan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI Prabowo Subianto pada Pilpres 2029.

"Selama ini PAN loyal sepenuhnya mendukung Presiden Prabowo dalam tiga kali pemilu. Suka dan duka bersama Pak Prabowo. Karena itu menyambut deklarasi Presiden Prabowo, PAN siap mendukung beliau untuk keempat kalinya dalam Pilpres 2029 mendatang," kata Eddy.

Prabowo: Kita Kerja Dulu

Presiden RI Prabowo Subianto menanggapi kabar bahwa PAN akan kembali mendukungnya di Pilpres 2029. Prabowo menekankan bahwa saat ini fokus utama dirinya adalah bekerja untuk kepentingan rakyat.

"Ah, nanti lah itu ya. Kita kerja dulu untuk rakyat ya," ujar Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, dikutip Antara, Selasa (22/4/2025).

Pertanyaan tersebut muncul seiring spekulasi politik mengenai koalisi partai pendukung pemerintah di pilpres mendatang.

Baca Juga: ICW Soroti 4 Masalah MBG: Prabowo Harus Tanggung Jawab

Prabowo mengisyaratkan bahwa pembahasan mengenai dukungan di Pilpres 2029 belum menjadi prioritas.

Menurutnya, tugas utama saat ini adalah menyelesaikan berbagai program pemerintah untuk kepentingan masyarakat.

View this post on Instagram

A post shared by Faktacom (@faktacom)

NasDem Nilai Terlalu Dini

Sebelumnya, Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni menyebut dukungan PAN kepada Prabowo merupakan hak mereka. Namun, Sahroni menilai masih terlalu dini bagi partai politik mana pun untuk mengusung siapa pun pada Pilpres 2029.

Oleh karena itu, Partai NasDem masih belum menentukan akan mengusung siapa pada Pilpres 2029.

"Ya itu haknya PAN ya, kalau mau menentukan bahwa Pak Prabowo akan running kedua kali itu haknya PAN dalam hal ini. Tapi kita masih dini lah untuk bicara masalah selanjutnya periode kedua gitu. Nanti kalau 2027, 2028, masih better gitu mikirin wakil siapa yang mumpuni gitu. So, nanti kita bicarain lebih lanjut," ucap Sahroni saat ditemui awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (21/4/2025).

Ketika ditanya siapa tokoh yang kemungkinan akan diusung oleh Partai NasDem, Wakil Ketua Komisi III DPR itu pun berkelakar siapa saja bisa maju sebagai calon Presiden, tak terkecuali dirinya.

"Ya, misalnya Sahroni juga bisa maju Presiden, misalnya gitu ya. Namanya ritual kan nggak tahu, tapi Pak Prabowo itu punya chance dua periode, itu sangat luar biasa," tutur Sahroni.

Baca Juga: Prabowo Telepon Cak Imin, Minta Para Menteri Rapatkan Barisan

Sahroni mengatakan pengusungan Prabowo sebagai calon Presiden fleksibilitasnya masih memungkinkan, karena Prabowo pun masih sehat hingga saat ini. Namun, ia menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

"Sangat bisa, itu sangat fleksibilitasnya kuat lah. Apalagi Pak Prabowo yang masih sehat, luar biasa. Kalau dia mumpuni, dipastikan running kedua kali, kemungkinan 100 persennya banyak. Itu sangat luar biasa lah bisa. Pak Surya akan menyikapi, tapi mungkin nanti. Nggak sekarang," ujar Sahroni.

View this post on Instagram

A post shared by Faktacom (@faktacom)

Demokrat Belum Ada Kandidat Calon

Senada dengan Sahroni, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Dede Yusuf, mengatakan Partai Demokrat juga belum memiliki kandidat calon yang akan diusung pada Pilpres 2029, sebab para menteri dari Partai Demokrat masih fokus melakukan pembangunan alih-alih berbicara politik.

"Menteri-menteri kami saat ini ada beberapa menteri yang semuanya juga fokus untuk sektor pembangunan, belum berbicara politik apa pun juga, bahkan kalau kita berbicara Revisi Undang-Undang Pemilu pun itu juga belum dibicarakan," dalih Dede di lokasi yang sama.

Adapun, Dede berujar apa yang disampaikan oleh Zulhas merupakan hak PAN, sementara Partai Demokrat tak berhak untuk mengomentarinya. Di sisi lain, Dede menegaskan Partai Demokrat tetap akan bekerja dengan baik di pemerintahan Prabowo saat ini.

"Apa pun yang disampaikan oleh ketua umum partai lain, kami tidak berhak mengomentari, karena pada dasarnya kami kalau Demokrat tetap kita fokus kepada bekerja di dalam pemerintahan ini dengan sebaik-baiknya. Tentu dalam konteks ini adalah pemerintahan Bapak Prabowo dan Gibran. Kita bekerja dengan baik, artinya kita tidak pernah membicarakan apa pun tentang 2029," jelas Dede.

Baca Juga: SBY Ingatkan Tak Boleh Ada Matahari Kembar di Kabinet Prabowo

Dede mengungkapkan Partai Demokrat saat ini masih fokus untuk masuk ke lima besar partai pemenang Pemilu 2029 mendatang, sehingga belum memikirkan hal yang lainnya.

"Yang kita pikirkan, yang saya sendiri tentunya dimandatkan sebagai Wakil Ketua Umum Demokrat adalah bagaimana memenangkan Partai Demokrat di 2029. Artinya kita juga pun ingin masuk ke dalam lima besar. Kalau Pak Zulhas juga menyampaikan hal yang sama, saya rasa sama. Semua partai pasti punya pemikiran yang sama," kata Wakil Ketua Komisi II DPR tersebut.

Kendati belum memutuskan akan mengusung Prabowo pada Pilpres 2029, Dede kembali menegaskan Partai Demokrat akan tetap solid berada dalam pemerintahan Prabowo yang saat ini berada di masa sulit dan tak akan melakukan dualisme kepentingan.

“Demokrat akan solid dengan pemerintahan Pak Prabowo untuk melewati masa-masa sulit yang mungkin dalam satu tahun, dua tahun ke depan ini akan terasa sekali," ujar Dede.

Bagikan:
muhaimin iskandarcak iminZulkifli Hasanzulhasprabowo subiantopilpres 2029PKBPANpartai gerindra
Loading...
ADS

Update News

  1. Home
  2. politik
  3. Cak Imin Komentari Zulhas Duku...

Trending