Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. politik
  3. Massa Demo Tolak RUU TNI Serbu...

Massa Demo Tolak RUU TNI Serbu DPR dengan Petasan, Dibalas Water Cannon

Pos polisi di Gedung DPR jadi sasasaran petasan demonstran, Jakarta, Kamis (27/3/2025). (Fakta.com/Dewi Yugi Arti)

Pos polisi di Gedung DPR jadi sasasaran petasan demonstran, Jakarta, Kamis (27/3/2025). (Fakta.com/Dewi Yugi Arti)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Aksi demonstrasi menolak Undang-Undang TNI, di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/3/2025) sore, jadi ajang adu serangan petasan vs water cannon.

Menurut poster yang beredar di media sosial X dan akun @barengwarga, aksi seharusnya dimulai pada pukul 13.30 WIB dengan titik kumpul di depan Gedung DPR RI.

Baca Juga: 3 Kekerasan Aparat di Demo RUU TNI di Berbagai Kota, Diduga demi Bungkam

Berdasarkan pantauan FAKTA di gerbang depan Gedung DPR RI, sejumlah massa aksi mulai berdatangan sekitar pukul 15.15 WIB.

Terdapat massa aksi yang berasal dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Indonesia (UI), hingga para fans Korean Pop yakni NCTZen. Beberapa massa aksi datang dengan menggunakan minibus dan berjalan kaki.

Kemudian, sekitar pukul 16.00 WIB, massa aksi mulai berdatangan. Massa aksi berseru "Ganyang Prabowo!", membaca puisi, dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan.

Mereka juga menempelkan poster bertuliskam "Civil Supremacy, Say No To UU TNI, To UU Polri", "Kami Butuh Solusi Bukan Dwifungsi", dan poster-poster lain.

Sekitar pukul 17.15, massa aksi mulai berusaha merobohkan gerbang DPR dengan mencongkel ujung gerbang dan menarik gerbang dengan menggunakan tali tambang berwarna biru. Massa aksi pun melempar petasan ke dalam gedung DPR.

Tak lama, aparat kepolisian membalas serangan dengan water canon yang membabi buta. Water canon tersebut menyembur berkali-kali ke arah massa aksi dan jurnalis yang sedang melakukan liputan.

Sejumlah massa aksi masih bertahan di tengah gempuran water canon. Mereka mengeluarkan payung dan mulai membalas dengan melempar petasan dan botol.

Saat berita ini terbit, massa sudah berusaha dibubarkan polisi dengan pengejaran ke berbagai lokasi sekitar Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Fakta.com/Hendri Agung)

Bagikan:
RUU TNIUU TNIdemo ruu tnidprdemo mahasiswa
ADS

Trending

Update News

Demo tolak RUU TNI

Logo Fakta
0:00 / 0:00

Massa demo tolak RUU TNI serbu pos polisi DPR dengan petasan, Kamis (27/3/2025). (Fakta.com/Dewi Yugi Arti)

Demo tolak RUU TNI

Logo Fakta
0:00 / 0:00

Massa demo tolak RUU TNI diserbu water cannon, Kamis (27/3/2025). (Fakta.com/Dewi Yugi Arti)