2 Bulan Jadi Wapres, Apa Saja yang Dilakukan Gibran?

Wapres Gibran Rakabuming Raka melakukan sejumlah kegiatan selama 2 bulan masa jabatannya. (Antara)
FAKTA.COM, Jakarta - Gibran Rakabuming Raka terpantau melakukan sejumlah peninjauan proyek dan program pemerintah serta pembagian bingkisan di dua bulan pertamanya menjadi Wakil Presiden. Simak rinciannya berikut.
Prabowo Subianto dan Gibran resmi mengemban tugas sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia masa jabatan 2024-2029 usai dilantik dalam Sidang Paripurna Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD, Jakarta, Minggu (20/10/2024).
Perjalanan Gibran menjadi Wakil Presiden sejatinya mendapat kritik tajam dari masyarakat. Pasalnya, Mahkamah Konstitusi (MK) sempat mengubah batasan usia capres/cawapres yang diatur Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.
Dalam amar putusannya, MK memperbolehkan seseorang yang berusia dibawah 40 tahun mengikuti Pilpres dengan syarat pernah atau sedang menduduki suatu jabatan yang dipilih melalui pemilihan umum. Pada saat itu, Gibran masih berusia 36 tahun dan sedang menjabat sebagai Wali Kota Surakarta.
Putusan MK ini memicu kontroversi, sebab Ketua MK pada saat itu, Anwar Usman, adalah adik ipar dari Presiden Joko Widodo sekaligus paman dari Gibran. Anwar pun dilengserkan dari jabatannya karena masalah etik di kasus putusan itu.
Nasi sudah jadi bubur. Gibran resmi menjadi Wapres. Pertanyaan selanjutnya, apa saja yang dikerjakan putra sulung Presiden ketujuh RI Joko Widodo itu sejauh ini?
Berikut kegiatan Gibran sebagai Wakil Presiden selama kurang lebih 2 bulan menjabat dirangkum dari situs wapresri.go.id dan Antara:
1. Menerima kunjungan Perdana Menteri Korea Selatan
Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menerima kunjungan kehormatan Perdana Menteri (PM) Republik Korea, Han Duck-soo, di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, di hari pertama jabatannya, Minggu (20/10/2024).
Dalam pertemuan ini, Gibran mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran PM Korea Selatan dalam prosesi pelantikan Presiden dan Wapres Indonesia periode 2024-2029. Gibran juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat kerja sama dengan Korea Selatan, khususnya dalam sektor hilirisasi industri.
Gibran menambahkan Indonesia akan melanjutkan dan mengembangkan hubungan kerja sama dengan Korea Selatan sebagaimana yang telah dibangun oleh pemerintahan sebelumnya.
Untuk memperkuat hubungan tersebut, Gibran turut mengundang perusahaan dan para pelaku bisnis Korea Selatan untuk mengunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN) serta melihat potensi produk-produk perikanan unggulan Indonesia, seperti unagi, tuna, dan udang.
Lebih lanjut, Gibran juga menyoroti pentingnya dukungan Korea Selatan terhadap pendidikan vokasi di Indonesia. Ia berharap Korea Selatan dapat berkontribusi melalui kerja sama antara sekolah-sekolah vokasi di Indonesia dengan perusahaan-perusahaan otomotif seperti Hyundai, khususnya dalam bidang perakitan dan pembuatan baterai.

Infografis LHKPN Wapres Gibran. (Fakta.com)
2. Menerima Kunjungan Wapres China
Pada hari pertamanya setelah dilantik, Gibran Rakabuming menerima kunjungan kehormatan dari Wakil Presiden Republik Rakyat China (RRC), Han Zheng, di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (21/10/2024).
Dalam pertemuan ini, Gibran menegaskan pemerintahan Prabowo-Gibran akan melanjutkan kerja sama yang sudah terjalin baik antara Indonesia dan RRC, termasuk dalam pembangunan kereta cepat.
Han Zheng merespons positif pernyataan tersebut dan menyatakan keyakinannya bahwa hubungan kerja sama antara dua pihak saat ini berada dalam posisi yang sangat baik.
Han Zheng juga menyampaikan, setelah pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden Xi Jinping pada April lalu, Xi segera menindaklanjuti rencana kerja sama ke depannya dengan berbagai departemen terkait di RRC.
Dia juga menyatakan optimismenya hubungan baik antara dua negara memberikan kontribusi positif bagi kemakmuran regional dan internasional.
3. Meninjau lokasi kebakaran Kemayoran
Gibran meninjau lokasi kebakaran besar di RW 05 Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (11/12/2024). Gibran didampingi oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi.
Kebakaran di kawasan penduduk di Kemayoran yang terjadi pada Selasa (10/12/2024) itu menghanguskan sekitar 200 rumah. Kebakaran tersebut juga mengakibatkan 1.800 warga yang terdiri dari 66 keluarga harus mengungsi di Sekolah Dasar Negeri 09 Kebon Kosong.
Dalam kesempatan itu, Gibran menginstruksikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyiapkan langkah pemulihan, termasuk rekonstruksi rumah warga korban kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat. Dia juga menginstruksikan untuk bersinergi lintas sektor dalam penanganan kebakaran Kemayoran berjalan dengan baik, sehingga bantuan dapat disalurkan tepat sasaran.
Selain menyapa langsung dan melihat kondisi warga terdampak, Gibran turut memberikan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako, buku, mainan, dan susu untuk para pengungsi dan anak-anak.
Ia juga membagikan alat mandi, perlengkapan sekolah, dan mainan kepada warga terdampak. Selayaknya kunjungan daerah yang rutin ia lakukan, Gibran tak ketinggalan membagikan susu kemasan kepada anak-anak korban kebakaran.
Ini aja ya https://t.co/QCnLZeRFFf pic.twitter.com/qzszmh0ZkR
— Gibran Rakabuming (@gibran_tweet) February 16, 2024
4. Memimpin rapat tingkat menteri
Gibran pun pernah memimpin rapat tingkat menteri membahas Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Rabu (4/12/2024).
Dia membuka rapat yang dihadiri para menteri Kabinet Merah Putih untuk mendiskusikan evaluasi DBON. Rapat ini dihadiri Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno; Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo; Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Satryo Brodjonegoro; dan Menteri BUMN, Erick Thohir.
Selain itu, hadir pula Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono; Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti; Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara; dan Wamenpora, Taufik Hidayat.
5. Memimpin rapat Nataru di kereta cepat
Gibran juga mengecek berbagai persiapan menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Mulai dari kesiapan transportasi publik, infrastruktur jalan tol, hingga menggelar rapat di atas Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau dikenal Whoosh.
Momen Gibran menggelar rapat di atas kereta cepat dibagikan melalui video singkat berdurasi 17 detik di akun Instagram pribadinya, @gibran_rakabuming, pada Jumat (20/12/2024). Dalam video tersebut, Gibran tampak masuk gerbong kereta cepat dengan mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih dengan celana hitam.
Gibran duduk di tengah, didampingi Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin. Di depannya duduk para pejabat mengikuti rapat. Setelah rapat, Gibran kemudian mengecek proyek Stasiun Kereta Cepat di Karawang, Jawa Barat. Setelah itu, Gibran lanjut mengecek Exit Tol KM 149 Gedebage, Bandung.

Infografis pengaduan ke Wapres Gibran. (Fakta.com)
6. Bagi-bagi bansos bertuliskan 'Bantuan Wapres Gibran'
Gibran juga kerap membagikan bantuan sosial (bansos) bertuliskan "Bantuan Wapres Gibran." Salah satunya saat ia meninjau permukiman padat penduduk di Jalan Pandean Lamper, Kelurahan Peterongan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (13/12/2024). Bansos yang dibagikan berupa susu dan perlengkapan alat tulis kepada anak-anak.
Gibran mengunjungi kawasan permukiman pada penduduk tersebut setelah menjadi pembina apel kesiapsiagaan bencana dan peresmian pembukaan rapat koordinasi nasional Badan Zakat Nasional Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat Baznas (RSB) di Lapangan Pancasila, Semarang.
7. Meninjau Program Makan Bergizi Gratis
Gibran pun kerap meninjau program makan bergizi gratis. Contohnya, saat ia menyambangi SLBN 5 dan SDN 15 Slipi Pagi, Jakarta Barat, Selasa (19/11/2024) lalu. Gibran didampingi Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, dan Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto.
Pada saat itu, mereka menyambangi siswa-siswi di beberapa ruangan kelas 1 dan 2 SD SLB. Gibran juga mengunjungi SDN 15 Pagi. Sebelumnya, siswa sudah dibagikan makanan pada pukul 09.00 WIB.
Menu yang dibagikan hari itu berisi nasi, tumis labu, telur, jeruk, dan susu. Dalam kunjungannya itu, Gibran juga membagikan buku tulis dan tas ransel kepada seluruh siswa. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke kelas berikutnya, menu yang dibagikan sama dengan sebelumnya.













