Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In

Suswono Buka Suara Soal Pernyataan Janda dan Nabi Muhammad SAW

Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 01, Suswono. (Fakta.com)

Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 01, Suswono. (Fakta.com)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Suswono, meminta maaf atas polemik yang timbul akibat pernyataannya soal janda dan Nabi Muhammad SAW dalam pertemuan dengan relawan Bang Japar.

"Saya menyadari bahwa pernyataan saya dalam pertemuan dengan relawan Bang Japar telah menimbulkan polemik, atas hal itu saya meminta maaf, sekaligus mencabut pernyataan tersebut," ungkap Suswono dalam keterangannya di Instagram, Senin (28/10/2024).

Ia menjelaskan pernyataan tersebut ia sampaikan dalam konteks bercanda menanggapi celetukan salah satu warga dalam sebuah sosialisasi. Tidak ada maksud sama sekali menyinggung tentang janda apalagi Manusia Agung sepanjang zaman, Rasulullah SAW. yang menjadi teladannya.

"Namun, saya akui jika guyonan tersebut kurang tepat dan bijaksana. Apapun penjelasannya, saya sepenuhnya mengakui kesalahan saya. Guyonan tersebut meskipun dimaksudkan untuk menyampaikan kepedulian kepada anak yatim dan para janda serta pemuda di Jakarta, jelas tidak pada tempatnya," imbuhnya.

View this post on Instagram

A post shared by Mas Suswono (@pak_suswono)

Suswono menegaskan perbincangan terkait polemik yang terjadi bukan merupakan bagian dari program RIDO.

”Saya tegaskan bahwa hal itu bukan bagian dari program RIDO. Kami berkomitmen pada program pemberdayaan kelompok lemah dan rentan," katanya.

Suswono pun menyadari ke depan pihaknya akan lebih hati-hati dalam berkomunikasi agar tidak menimbulkan polemik.

”Mari kita lanjutkan pembicaraan mengenai program yang membawa manfaat bagi masyarakat Jakarta," pungkas Suswono.

Baca Juga: Elektabilitas Tinggi, Suswono Yakin Menang Satu Putaran di Pilgub Jakarta

Sebelumnya, Suswono berkelakar memberi saran janda kaya raya menikahi pria pengangguran. Pernikahan itu disebut akan meningkatkan angka kesejahteraan di Jakarta.

Pendamping dari calon gubernur Ridwan Kamil itu mengungkapkan kelakar itu ketika menghadiri deklarasi ormas yang digalang Fahira Idris dan Bang Japar.

Dia menyatakan bakal melanjutkan program-program gubernur terdahulu ditambah dua kartu.

"Satu [program] tambahannya adalah kartu anak yatim. Jadi anak yatim, ingat ya perhatikan anak yatim nanti jadi anaknya gubernur. Ibu-ibu jangan, ini GR ya bu ya. Jangan nanti asumsinya berarti jandanya dinikahi gubernur. Enggak. Kemarin ada yang nyeletuk. Waktu dialog ini. Pak ada kartu janda enggak?" ucap Suswono di depan seluruh relawan dan undangan yang hadir di Gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta Selatan, Sabtu (26/10/2024).

"Saya pastikan kalau janda miskin pasti ada. Tapi masa janda kaya minta kartu juga? Saya sarankan janda kaya tolong nikahi pemuda yang nganggur," kelakarnya.

Suswono lantas menyebut kisah dari Siti Khadijah yang menikah dengan Nabi Muhammad SAW. Kala itu Siti Khadijah sebagai pengusaha kaya raya dengan status janda.

"Setuju ya? Coba ingat Khadijah enggak? Tau Khadijah kan? Dia kan konglomerat. Nikahi siapa? Ya Nabi waktu itu belum jadi Nabi. Masih 25 tahun pemuda kan? Nah itu contoh kaya begitu," ujar Suswono.

Bagikan:
Suswononabi muhammad saw
Loading...
ADS

Update News

  1. Home
  2. politik
  3. Suswono Buka Suara Soal Pernya...

Trending