Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. politik
  3. Idrus Marham Dukung Bahlil Jad...

Idrus Marham Dukung Bahlil Jadi Ketum Golkar Gantikan Airlangga

Eks Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham saat konferensi pers di IM Center Jalan Matraman. (Foto: Dewi Yugi Arti/fakta.com))

Eks Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham saat konferensi pers di IM Center Jalan Matraman. (Foto: Dewi Yugi Arti/fakta.com))

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Ketua Dewan Pembina Bappilu Partai Golkar Idrus Marham secara tersirat mendukung Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia menjadi Ketua Umum (Ketum) Golkar menggantikan Airlangga Hartarto.

Hal itu disampaikan Idrus dalam konferensi pers yang digelar di Idrus Marham Center, Matraman, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2024).

Menurut Idrus, Bahlil telah memenuhi syarat mutlak untuk menjadi calon ketum partai yang identik dengan lambang pohon beringinnya itu.

Airlangga Hartarto Mundur, Begini Sejarah Partai Golkar

Sebab, kata Idrus, untuk menjadi ketum salah satu syaratnya adalah pernah menjadi pengurus DPP dalam satu periode.

"Atau organisasi pendiri ya didirikan dan juga atau pengurus satu tingkat di bawahnya yaitu DPD satu Partai Golkar," ujar mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar tersebut.

Idrus mengatakan, Bahlil pernah menjabat sebagai Bendahara DPD I Golkar Papua saat Aburizal Bakrie masih menjadi Ketua Umum Partai Golkar.

Mundur dari Golkar, Babah Alun: Mending Dagang Nasi Kuning

Dia juga menekankan Bahlil yang tak pernah menjadi pengurus Partai Golkar merupakan hoaks belaka.

"Nah Bahlil itu pada saat saya jadi Sekretaris Jenderal, dan Ketua Umumnya Aburizal Bakrie itu menjabat sebagai pernah kita SK kan sebagai bendahara DPD satu Partai Golkar Provinsi Papua," tuturnya.

"Jadi ini dia memenuhi syarat. Jadi kalau ada goreng-goreng seperti ini (Bahlil tak pernah jadi pengurus Golkar) mungkin tidak tahu," sambungnya.

Setelah Airlangga, Giliran Jusuf Hamka Mundur dari Kepengurusan Golkar

Idrus menambahkan, Bahlil adalah kader plus partai Golkar. Sebab, dia pernah menjabat di daerah sebelum menduduki kursi pimpinan pusat.

"Bahlil Lahadalia memenuhi syarat seperti itu, bahkan kalau kita bandingkan dengan kader-kader yang ada, saudara Bahlil ini kader plus, karena kepengurusannya dari daerah. Kalau kader daerah itu memahami suasana kebatinan daerah," imbuh Idrus.

Lebih lanjut, Idrus menyampaikan, Bahlil menjadi menteri investasi bukan karena Partai Golkar, tetapi karena memiliki segudang prestasi.

Airlangga Mundur dari Ketum Golkar, Istana: Tak Ada Kaitan dengan Presiden

"Ia juga pernah menjadi enterpreneurship, pernah menjadi ketua umum HIPMI, menjadi pimpinan HMI, ketua pemuda masjid, ini kan kader plus," jelasnya.

Meski Begitu, Idrus menyatakan, Bahlil telah mendapat dukungan dari 30 DPD Golkar. Bahkan, calon ketum yang lain seperti Bambang Soesatyo dan Agus Gumiwang akan berpindah haluan mendukung sang menteri investasi itu.

"Sudah lebih dari 30 DPD yang memberikan dukungan kepada Bahlil sebagai ketua umum. Yang lain ini mungkin hanya masalah masalah teknis saja dan saya punya keyakinan nanti berangkat menjadi 38," pungkasnya.

Bagikan:
Bahlil lahadaliaAirlangga mundurgolkarairlangga hartartomenteri investasi bahlil lahadalia
Loading...
ADS

Update News

Trending