Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. pangea
  3. Pakistan Sebut Jumlah Korban T...

Pakistan Sebut Jumlah Korban Tewas Serangan Militer India 31 Orang

Ilustrasi

Ilustrasi

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Pakistan menyatakan sedikitnya 31 orang tewas dalam serangan rudal India dan penembakan lintas batas di sepanjang Garis Kontrol (LoC), perbatasan de facto kedua negara.

"Jumlah korban luka akibat serangan India tersebut meningkat dari 46 menjadi 57 orang," kata Juru Bicara Militer Pakistan Letjen Ahmed Sharif Chaudhry dalam konferensi pers, Rabu.

India mengumumkan "Operasi Sindoor", Selasa malam, dengan menyasar apa yang disebutnya "infrastruktur teroris" di sembilan lokasi di Pakistan.

Eskalasi ketegangan kedua negara tetangga dan pemilik senjata nuklir itu terjadi menyusul serangan lima militan terhadap sejumlah turis di Pahalgam, wilayah Kashmir yang dikelola India. Sebanyak 26 orang tewas dalam serangan pada 22 April 2025 tersebut.

Baca Juga: Balas Serangan Rudal, Pakistan Tembak Jatuh Lima Jet Tempur India

India menyalahkan Pakistan atas serangan itu, dengan mengeklaim ada hubungan lintas batas. Pakistan membantah terlibat dan menyerukan penyelidikan yang netral.

Pejabat India mengatakan New Delhi menggunakan "haknya untuk menanggapi dan mencegah serta mencegah lebih banyak serangan lintas batas seperti itu."

Pakistan mengatakan pihaknya telah menembak jatuh lima pesawat tempur India dan bahwa mereka "berhak untuk merespons".

Baca Juga: India dan Pakistan Memanas, Saling Usir Staf Diplomatik

New Delhi belum mengeluarkan reaksi resmi terhadap pernyataan Pakistan tentang keberhasilannya merontokkan lima pesawat tempur India tersebut.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif mengatakan Islamabad siap menerima penyelidikan independen atas dugaan keberadaan "kamp teroris" di wilayahnya seperti yang diklaim India.

Baca Juga: India dan Pakistan Dilaporkan Saling Tembak di Perbatasan

"Kami siap menerima penyelidikan independen atas masalah ini beserta insiden Pahalgam. Kami mengimbau masyarakat internasional untuk menyelidiki (kenyataan) apa yang disebut 'kamp teroris' (yang disasar India)," kata Asif kepada media penyiaran lokal Geo News, Rabu malam.

Pakistan, katanya, berhak merespons setelah serangan militer India itu, tetapi "tidak seperti India, kami tidak akan pernah menyasar warga sipil." (ANT)

Bagikan:
India-Pakistanperangserangan rudalindiaPakistan
ADS

Update News

Trending