Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. pangea
  3. Jumlah Anak di Jepang Cuma 13 ...

Jumlah Anak di Jepang Cuma 13 Juta, Menyusut selama 44 Tahun

Ilustrasi bayi baru lahir. Sumber gambar: Freepik

Ilustrasi bayi baru lahir. Sumber gambar: Freepik

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Jumlah populasi anak di bawah usia 15 tahun di Jepang telah menyusut. Bahkan, penyusutan telah terjadi selama 44 tahun berturut-turut.

Pada 1 April 2025, jumlah populasi anak di Jepang tercatat mencapai 13,66 juta jiwa. Jumlah itu menyusut 350.000 jiwa dari tahun lalu.

Data yang dirilis Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang itu menunjukkan bahwa rasio jumlah anak terhadap keseluruhan populasi yakni 11,1 persen, turun 0,2 persen dari tahun lalu. Rasio ini merupakan yang terendah sejak pendataan populasi secara spesifik dilakukan pada 1950.

Sebanyak 13,66 juta anak itu sudah termasuk kategori penduduk asing. Berdasarkan jenis kelamin, terdapat 6,99 juta anak laki-laki dan 6,66 juta anak perempuan di Negara Matahari Terbit tersebut.

Baca Juga: Jepang dan Korsel Krisis Populasi, Angka Kelahiran Bayi Anjlok

Berdasarkan usia, data otoritas Jepang menunjukkan bahwa jumlah anak berusia 12-14 tahun sebanyak 3,14 juta. Kemudian anak berusia 9-11 tahun mencapai 3,02 juta, anak berusia 6-8 tahun sebanyak 2,78 juta, anak berusia 3-5 tahun mencapai 2,5 juta, dan anak yang berusia 0-2 tahun mencapai 2,22 juta.

Menurut data PBB, Jepang memiliki rasio jumlah anak dari total populasi terendah kedua di antara 37 negara dengan populasi sedikitnya 40 juta. Negara yang memiliki rasio jumlah anak dari total populasi paling rendah yakni Korea Selatan, dengan angka hanya 10,6 persen.

Pemerintah Jepang mengklaim telah memprioritaskan upaya memerangi angka kelahiran yang menurun dengan cepat di negara tersebut. Upaya memerangi angka kelahiran itu diterapkan dengan berbagai inisiatif.

Baca Juga: Angka Kelahiran Bayi di RI Terus Turun, Sebuah Keberhasilan?

Inisiatif tersebut, di antaranya menyediakan lebih banyak bantuan keuangan untuk rumah tangga yang membesarkan anak, memperluas layanan penitipan anak, dan mengizinkan gaya kerja yang fleksibel bagi para orang tua.

Meski demikian, berbagai inisiatif tersebut belum menghentikan penurunan yang telah berlangsung selama puluhan tahun di Jepang.

Jumlah anak di Jepang terus menurun sejak 1982, setelah mencapai puncaknya pada 1954 dengan jumlah 29,89 juta jiwa. Ledakan kelahiran kedua terjadi antara 1971 dan 1974. (Kyodo/Jiji/ANT)

Bagikan:
Angka kelahiran rendahtingkat kelahiranjepangPenurunan Populasikorea selatan
ADS

Update News

Trending