Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In

Prabowo Berencana Kirim Jokowi ke Pemakaman Paus Fransiskus

Presiden Ketujuh RI Joko Widodo menerima kunjungan Paus Fransiskus di Istana Negara, September 2024. Foto: Sekretariat Presiden

Presiden Ketujuh RI Joko Widodo menerima kunjungan Paus Fransiskus di Istana Negara, September 2024. Foto: Sekretariat Presiden

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Indonesia memasikan akan mengirim utusan khusus dalam upacara pemakaman Paus Fransiskus yang dijadwalkan Sabtu (26/4/2025). Salah satu tokoh yang diutus yakni Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

“Kemarin direncanakan salah satunya Bapak Presiden ke-7 RI Joko Widodo,” kata Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, kepada wartawan saat ditemui seusai menerima kunjungan Menlu Estonia, Margus Tsahkna, di Gedung Pancasila Kemlu RI, Jakarta, Rabu (23/5/2025).

Baca Juga: Breaking News: Paus Fransiskus Meninggal Dunia

Selain Jokowi, utusan khusus yang dikirim adalah Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, yang sempat menjadi ketua panitia Kunjungan Apostolik Paus Fransiskus ke RI pada September 2024.

Meski demikian, nama-nama tersebut masih akan diputuskan Presiden Prabowo Subianto. Sugiono mengatakan bahwa utusan RI direncanakan sudah tiba di Vatikan sebelum upacara pemakaman berlangsung.

Sehari setelah Hari Paskah, Paus Fransiskus wafat di usia 88 tahun. Saat kunjungannya ke Indonesia pada 2024, ia memuji semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang dinilainya mencerminkan kekayaan, keindahan, dan semangat persaudaraan dalam keberagaman bangsa Indonesia.#PausFransiskus… pic.twitter.com/CshlFliwYo

— Faktacom (@Faktacom_) April 21, 2025

Sebelumnya, di hari yang sama, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa Presiden Prabowo akan mengirim utusan khusus untuk pemakaman Paus Fransiskus karena tidak dapat menghadiri langsung acara tersebut.

“Oleh karena sesuatu dan lain hal, Bapak Presiden kemungkinan tidak bisa hadir langsung dalam acara pemakaman Paus. Beliau berencana untuk mengirim utusan,” kata Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan, Rabu.

Baca Juga: Paus Fransiskus Wafat usai Stroke Diikuti Koma & Gagal Jantung

Misa pemakaman Paus Fransiskus dijadwalkan pada Sabtu (26/4) pukul 10.00 waktu Vatikan atau pukul 15.00 WIB.

Ketua Dewan Kardinal Takhta Suci, Kardinal Giovanni Battista Re, bakal memimpin misa pemakaman yang juga dihadiri oleh para patriark, kardinal, uskup agung, uskup, dan imam dari seluruh dunia itu.

Vatikan resmi memperlihatkan jenazah Paus Fransiskus yang wafat pada Senin (21/4/2025) dalam sebuah video khidmat. Upacara penetapan kematian dipimpin Kardinal Kevin Farrell, dan jenazah disemayamkan dalam peti kayu sederhana sesuai wasiatnya. Jenazah akan dipindahkan ke Basilika… pic.twitter.com/m2hLRJZLcP

— Faktacom (@Faktacom_) April 23, 2025

Sejumlah pemimpin negara telah mengonfirmasi kehadiran mereka di upacara pemakaman Paus Fransiskus, di antaranya Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen, Presiden dan kanselir Jerman Frank Walter Steinmeier dan Olaf Scholz, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Presiden Argentina Javier Gerardo Milei, dan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva.

Paus Fransiskus dikabarkan meninggal dunia pada Senin (21/4/2025), atau sehari setelah Hari Paskah. Paus Fransiskus meninggal di kediamannya di Casa Santa Marta, Vatikan, pada usia 88 tahun.

Baca Juga: Jenazah Paus Fransiskus Diperlihatkan Rabu, Dimakamkan Sabtu

Kardinal Kevin Farrell mengumumkan berita duka itu pada Senin pukul 9.45 pagi waktu Vatikan. Ia mengatakan bahwa Paus meninggal pada pukul 07.35 pagi waktu Vatikan.

"Saudara-saudari terkasih, dengan kesedihan yang mendalam saya harus mengumumkan kematian Bapa Suci kita, Fransiskus. Pukul 07.35 pagi ini, Uskup Roma, Fransiskus, kembali ke rumah Bapa," begitu bunyi pengumuman yang disampaikan Kardinal Kevin Farrell sebagaimana dikutip dari Vatican News.

Bagikan:
paus fransiskus meninggalPaus FransiskusJoko Widodomenlu sugionothomas djiwandono
ADS

Update News

  1. Home
  2. pangea
  3. Prabowo Berencana Kirim Jokowi...

Trending