Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. pangea
  3. Israel Minta Warganya di Luar ...

Israel Minta Warganya di Luar Negeri Waspadai Aksi Bela Palestina

Puluhan orang menggelar aksi bela Palestina di depan kompleks Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (22/4/2025). Fakta.com/Hanun Rifda

Puluhan orang menggelar aksi bela Palestina di depan kompleks Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (22/4/2025). Fakta.com/Hanun Rifda

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Pemerintah Israel mengeluarkan peringatan kepada seluruh masyarakatnya yang berada di luar negeri untuk mewaspadai aksi massa bela Palestina serentak secara global, Selasa (22/4/2025).

Menurut The Times of Israel, peringatan dikeluarkan Dewan Keamanan Nasional Israel (NSC) setelah mendapat kabar adanya seruan untuk menggalang unjuk rasa pro-Palestina di seluruh dunia.

"Kegiatan ini bisa berubah menjadi kekerasan terhadap warga Israel," bunyi pernyataan NSC. Mereka menambahkan bahwa para “pendukung teroris dan pelaku (kekerasan) tunggal dapat bergabung dalam protes (bela Palestina) untuk melakukan serangan.”

Baca Juga: Palestina Butuh Kemerdekaan, Bukan Evakuasi

NSC pun menyarankan seluruh masyarakat Israel untuk mematuhi ketentuan aparat setempat dan aturan yang diberikan oleh penjaga keamanan. Bahkan, NSC memberikan imbauan agar warga Israel menjauhi aksi massa yang terlalu berlebihan.

Menurut The Times of Israel, peringatan semacam itu sangat jarang dikeluarkan oleh NSC. Informasi semacam itu baru dikeluarkan jika ada laporan khusus intelijen.

Minggu lalu, kelompok militan Hamas menyerukan warga dunia untuk menggelar protes untuk membela Palestina sekaligus mengutuk Israel.

Baca Juga: Aksi Bela Palestina Teriakan Takbir depan Kedubes AS di Jakarta

Seorang pejabat Hamas, Abdel Rahman Shadid, Senin (21/4/2025), menyerukan kepada warga Palestina, terutama mahasiswa, di Tepi Barat untuk menggelar "parade amarah" dan aksi massa pada Selasa.

"Mahasiswa di Tepi Barat harus mengambil peran dalam menghentikan genosida dan menggelar aksi massa untuk Gaza di semua universitas, memprotes perang yang terus berlanjut, dan melanjutkan operasi heroik Badai Al-Aqsa," kata Shadih dalam sebuah pesan di aplikasi Telegram.

Hamas juga menyerukan untuk terus meningkatkan perlawanan yang bisa mengkonfrontasi agresi Israel dan menolak rencana pengusiran di Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem.

Bagikan:
aksi bela palestinakonflik palestina-israelkemerdekaan rakyat palestinaHamas
ADS

Trending

Update News