Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In

PM China Li Qiang akan Kunjungi Indonesia Akhir Mei 2025

Presiden Prabowo Subianto bertemu PM China, Li Qiang, Sabtu (9/4/2024) di Great Hall of the People, Beijing. BPMI Setpres/Muchlis Jr.

Presiden Prabowo Subianto bertemu PM China, Li Qiang, Sabtu (9/4/2024) di Great Hall of the People, Beijing. BPMI Setpres/Muchlis Jr.

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Perdana Menteri China, Li Qiang, berencana untuk kembali melakukan lawatan kenegaraan ke Indonesia. Kunjungan itu akan menjadi yang pertama bagi PM Li setelah Presiden Prabowo Subianto menjabat.

"Kami juga menyampaikan Perdana Menteri Li Qiang berencana untuk mengunjungi Indonesia pada akhir Mei 2025," kata Menlu Wang Yi di Wisma Negara Diaoyutai, Beijing, Senin (21/4/2025).

Hal itu disampaikan Wang Yi dalam Pertemuan 2+2 Tingkat Menteri Pertama China-Indonesia bersama dengan Menteri Pertahanan China Dong Jun, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Baca Juga: RI-RRC Sepakati Kerja Sama Bidang Pertahanan dan Industri Baru

PM Li Qiang terakhir kali mengunjungi Indonesia pada 5 September 2023 untuk menghadiri rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN dan KTT ASEAN-China (10+1), KTT ASEAN Plus Three (APT) dan KTT Asia Timur.

Selain itu, PM Li juga pernah menjamu Presiden Prabowo Subianto di Great Hall of the People, Beijing, , Sabtu (9/4/2024), saat Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan ke China.  

"Sebagai negara berkembang utama, China dan Indonesia harus menjunjung tinggi prinsip kerja sama terbuka, saling menguntungkan, dan inklusif, serta menolak proteksionisme dan unilateralisme. Penyalahgunaan tarif akan merugikan hak dan perdagangan negara-negara lain," ungkap Wang Yi.

Baca Juga: 75 Tahun Indonesia-China, Xi Jinping: Senasib, Sepenanggungan

China, kata Wang Yi, berkomitmen untuk memperkuat integrasi ekonomi kawasan, menjaga rantai pasok yang stabil dan lancar, serta memperjuangkan keadilan dan supremasi hukum untuk negara-negara di Selatan Global.

"Seperti Anda ketahui, Perdana Menteri Anwar Ibrahim dari Malaysia menjadi ketua bergilir ASEAN dan akan melangsungkan KTT ASEAN-GCC (Gulf Cooperation Council)-China dan kami mendukung inisiatif positif Malaysia ini tapi kami juga ingin menjaga dan mendorong kerja sama China-Indonesia, jadi kami pikir PM Li Qiang bila memungkinkan juga berkunjung ke Indonesia," ungkap Wang Yi.

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan telah membahas isu Laut China Selatan dengan China dan Amerika Serikat, khususnya mengenai kerja sama di wilayah yang saat ini menjadi kontroversial. #BonusDemografi #IndonesiaEmas2045 #MewarnaiIndonesia #PrabowoSubianto #LautChinaSelatan… pic.twitter.com/8BSiw1cxBq

— Faktacom (@Faktacom_) November 15, 2024

Dalam pertemuan 2+2 itu, Wang Yi mengatakan China dan Indonesia sepakat untuk memperingati 80 tahun berdirinya PBB dan 70 tahun Konferensi Asia-Afrika melalui kerja sama strategis multilateral yang lebih erat, mempromosikan prinsip hidup berdampingan secara damai dan semangat Bandung, serta memperkuat kerja sama di platform seperti PBB, BRICS, dan G20, demi perdamaian dan pembangunan dunia.

"Tahun ini menandai 75 tahun hubungan diplomatik antara China dan Indonesia, membuka peluang baru dalam hubungan bilateral. Kami puas dengan hasil pertemuan hari ini, dan sepakat pertemuan berikutnya akan diselenggarakan di Indonesia," ungkap Wang Yi.

Baca Juga: 75 Tahun Diplomatik, China Mitra Dagang Utama RI di Atas AS

Dalam pertemuan tersebut, dilakukan juga penandatanganan Nota Kesepahaman pembentukan Comprehensive Strategic Dialogue (CSD) oleh Menlu Sugiono dan Menlu Wang Yi.

"Dengan CSD, kita bangun mekanisme bilateral yang lebih komprehensif dan lebih fokus dalam menjawab tantangan dan peluang kerja sama bilateral, dengan fokus pada lima pilar kerja sama, yaitu ekonomi, hubungan antar masyarakat, maritim, politik, dan keamanan," kata Menlu Sugiono.

Presiden Xi Jinping menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Prabowo atas 75 tahun hubungan diplomatik China-Indonesia. Xi dan Prabowo sepakat untuk mempererat kerja sama strategis di berbagai bidang, dari ekonomi hingga keamanan. Hubungan yang dimulai sejak era Soekarno dan… pic.twitter.com/8ofGkvhOGK

— Faktacom (@Faktacom_) April 14, 2025

Dalam pertemuan 2+2, Indonesia dan China sepakat meningkatkan kerja sama penegakan hukum, termasuk bantuan hukum timbal balik, pertukaran intelijen, serta koordinasi operasi dalam menanggulangi kejahatan transnasional, kejahatan siber, dan ekstremisme.

Sebagai bagian dari upaya membangun strategic trust, kedua negara juga sepakat membentuk mekanisme konsultasi bilateral baru di bidang perlucutan senjata, non-proliferasi, dan pengendalian senjata.

Baca Juga: Perang Dagang, Luhut: Investor Tiongkok Berbondong-Bondong Lirik RI

Di sektor maritim, Indonesia dan China sepakat untuk meningkatkan kerja sama, termasuk dengan memperkuat koordinasi antara Bakamla dan "China Coast Guard".

"Kerja sama maritim harus memberi dampak nyata bagi rakyat dan berkontribusi bagi keamanan maritim kawasan," tambah Menlu Sugiono. (ANT)

Bagikan:
75 Tahun Hubungan Indonesia-ChinaIndonesia-Chinamenlu sugionoMenlu China Wang YiPM China Li QiangPresiden Prabowo Subianto
Loading...
ADS

Update News

  1. Home
  2. pangea
  3. PM China Li Qiang akan Kunjung...

Trending