Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. pangea
  3. Menlu UEA Temui Menlu Israel B...

Menlu UEA Temui Menlu Israel Bahas Kemungkinan Gencatan Senjata

Menlu UEA, Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan, bertemu Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, di Abu Dhabi, Minggu (6/4/2025). Foto: x.com/OFMUAE

Menlu UEA, Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan, bertemu Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, di Abu Dhabi, Minggu (6/4/2025). Foto: x.com/OFMUAE

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan, bertemu Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, di Abu Dhabi, Minggu (6/4/2025).

Pertemuan dilakukan untuk membahas upaya memperbarui gencatan senjata di Jalur Gaza. Kedua menteri tersebut juga membahas pembebasan sandera yang ditahan Hamas.

"Sheikh Abdullah menekankan prioritas untuk mencapai gencatan senjata dan pembebasan sandera, serta pentingnya menghindari eskalasi konflik lebih lanjut di kawasan tersebut," ujar pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri UAE yang dilansir dari Arab News, Senin (7/4).

Baca Juga: PBB: Israel Pakai Blokade Bantuan ke Gaza sebagai Senjata Perang

Menlu UAE juga menyerukan agar bantuan kemanusiaan yang mendesak dapat mengalir ke Jalur Gaza secara aman, berkelanjutan, dan tanpa hambatan.

“Perlunya segera mendorong terciptanya prospek politik yang serius untuk memulai kembali perundingan demi mencapai perdamaian menyeluruh berdasarkan solusi dua negara,” tambah pernyataan tersebut.

Sheikh Abdullah menekankan pula mengenai pentingnya mengakhiri ekstremisme, meningkatnya ketegangan, dan kekerasan di kawasan.

Serangan Israel di Gaza saat Idulfitri 1446 H menewaskan puluhan warga, termasuk banyak anak-anak. Netanyahu menyatakan serangan ini bertujuan menekan Hamas agar meninggalkan Gaza dan membebaskan sandera.#GazaUnderAttack #IdulFitriBerdarah pic.twitter.com/ssxFVGAWOY

— Faktacom (@Faktacom_) April 1, 2025

UEA dan Israel menjalin hubungan pada tahun 2020 sebagai bagian dari Perjanjian Abraham yang ditengahi AS. Namun, hanya ada sedikit kontak bilateral sejak dimulainya perang Gaza pada bulan Oktober 2023, setelah serangan Hamas terhadap Israel.

Pertemuan itu terjadi saat Israel terus menghantam Gaza, menghancurkan rumah-rumah, dan membunuh lebih banyak warga sipil saat melanjutkan serangan militernya bulan lalu setelah mengabaikan gencatan senjata yang ditengahi oleh Amerika Serikat.

Baca Juga: Israel Perluas Perang di Gaza, Keluarga Sandera Kritik Netanyahu

Pada malam 18 Maret lalu, Pasukan Pertahanan Israel kembali melancarkan serangan ke Jalur Gaza. Pemimpin otoritas Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa serangan tersebut dilanjutkan karena Hamas menolak rencana Amerika Serikat untuk memperpanjang gencatan senjata dan membebaskan para sandera.

Kementerian Kesehatan di Gaza menyatakan lebih dari 1.330 orang tewas sejak militer Israel melanjutkan serangan pada 18 Maret. Adapun jumlah korban tewas secara keseluruhan sejak perang meletus kini mencapai 50.695, menurut kementerian itu. (Arab News/X.com)

عبدالله بن زايد يستقبل معالي جدعون ساعر وزير خارجية دولة إسرائيل، حيث جرى خلال اللقاء بحث العلاقات الثنائية بين 🇦🇪و🇮🇱، ومجمل التطورات الراهنة في المنطقة وتداعياتها، لاسيما الأزمة الإنسانية المتفاقمة في قطاع غزة. pic.twitter.com/52sHQUXOa2

— OFM (@OFMUAE) April 6, 2025
Bagikan:
konflik palestina-israelperang palestina-israeljalur gazagencatan senjatauni emirat arab
Loading...
ADS

Update News

Trending