Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. pangea
  3. BNPB Pastikan Tidak Ada WNI Ja...

BNPB Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa Myanmar

Kuil-Pagoda Maha Myat Muni yang runtuh setelah gempa bumi di Mandalay, Myanmar, 28 Maret 2025. Foto: MyanmarNow

Kuil-Pagoda Maha Myat Muni yang runtuh setelah gempa bumi di Mandalay, Myanmar, 28 Maret 2025. Foto: MyanmarNow

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban bencana gempa bumi di Myanmar.

"Sejauh ini WNI aman, Alhamdulillah baik. Yang luka-luka, apalagi korban jiwa tidak ada," kata Suharyanto saat ditemui saat jumpa pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (1/4/2025).

Informasi itu didapat BNPB dari beberapa pihak sesaat setelah gempa tersebut terjadi pada 28 Maret 2025 lalu.

Baca Juga: Gempa 7,7 M di Myanmar Terasa ke Bangkok & China, Bangunan Ambruk

Walau demikian, Suharyanto belum bisa memastikan kondisi terkini WNI yang masih berada di Myanmar setelah terjadi gempa.

Dia juga enggan menjelaskan jumlah WNI yang bertahan di Myanmar usai gempa.

"Nanti untuk lebih jelasnya dari Kemlu ya, nanti dari ada yang bisa menjawab," kata Suharyanto.

Saat ini dia hanya fokus untuk mengirimkan personel BNPB, Basarnas dan Baznas ke Myanmar untuk membantu proses evakuasi korban gempa.

Baca Juga: Gempa Myanmar: Korban Tewas 2056 Orang, Jenazah & Korban Menumpuk

Gempa bumi bermagnitudo 7,7 melanda Myanmar bagian tengah pada Jumat (28/3). Getaran gempa juga terasa hingga India, Thailand, Bangladesh, Laos, dan China.

Catatan hingga 31 Maret 2025, sebanyak 2.056 korban dilaporkan tewas dan 3.000 orang lainnya terluka di Myanmar akibat gempa bumi.

Sementara itu di Thailand, delapan korban dilaporkan tewas dan 80 orang lainnya masih hilang setelah gempa ikut mengguncang Bangkok atau sekitar 1.000 km dari episentrum gempa di Myanmar. (ANT)

Baca Juga: Gempa Myanmar: Indonesia Kirim Bantuan Tim Kesehatan & Logistik
Bagikan:
Gempa Myanmargempa bumiKepala BNPBIndonesia-Myanmarbantuan kemanusiaan
ADS

Trending

Update News