Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?

Prabowo dan Macron Bisa Jadi Pemecah Masalah Internasional

Prabowo Subianto memenuhi undangan pertemuan dari presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Rabu (4/3/2022). Foto: Istimewa

Prabowo Subianto memenuhi undangan pertemuan dari presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Rabu (4/3/2022). Foto: Istimewa

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, bersama Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, memastikan bahwa Presiden Emmanuel Macron akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada Mei 2025. Hal itu disampakaikan keduanya saat bertemu di Gedung Pancasila, Kantor Kementerian Luar Negeri, Rabu (26/3/2025).

Barrot berharap kekuatan hubungan bilateral yang baik antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Macron mampu menjadi pemecah masalah di tingkat regional maupun internasional dan memberikan solusi bagi dunia global.

“Hubungan personal yang kuat antara Presiden Prabowo dan Macron diharapkan menghadirkan adanya visi serta solusi, di mana permasalahan kompleks akan selalu terjadi di dunia global,” ujar Menlu Barrot.

Baca Juga: Menlu RI & Menlu Prancis: Emmanuel Macron Kunjungi RI pada Mei

Menlu Barrot melihat adanya kesempatan baik dan kesamaan pandangan antara Indonesia-Prancis dalam menangani isu global, seperti isu di Timur Tengah dan konflik Rusia-Ukraina.

Selain membahas rencana kedatangan Macron, kedua Menlu juga membahas berbagai hal untuk menguatkan hubungan bilateral RI-Prancis.

“Kami berdiskusi mengenai persiapan pelaksanaan kunjungan tersebut sekaligus menyusun langkah-langkah yang sifatnya prioritas dalam meningkatkan hubungan antara kedua negara dan menjadi hasil dari kunjungan tersebut,” ucap Menlu Sugiono.

Baca Juga: Prancis Tegaskan Lagi Embargo Senjata ke Israel Bisa Setop Konflik di Timur Tengah

Jika jadi, ini merupakan kunjungan pertama Presiden Macron ke Indonesia, pun kunjungan kenegaraan pertama pemimpin Prancis ke RI sejak 2011. Terakhir, pimpinan Prancis yang menginjakkan kaki di Jakarta yakni Perdana Menteri François Fillon yang disambut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Presiden Macron juga secara langsung telah menyampaikan rencananya berkunjung ke Indonesia saat bertemu Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, di sela-sela acara AI Action Summit di Paris, Februari lalu.

“Kami berdua, pihak Indonesia dan pihak Prancis, telah sama-sama berkomitmen untuk melakukan kerja sama yang konkret untuk menyukseskan kedatangan Presiden Macron pada Mei mendatang,” kata Sugiono.

Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di sela-sela KTT G20 di Rio de Janeiro, Brasil, Selasa (19/11/2024).#BonusDemografi #IndonesiaEmas2045 #MewarnaiIndonesia #G20 #Prabowo #KerjaSamaInternasional pic.twitter.com/NB6gpwiyh5

— Faktacom (@Faktacom_) November 21, 2024

Eratkan Lagi Kerja Sama di Berbagai Bidang

Dalam keterangannya, Menlu Sugiono juga menyampaikan hasil kerja sama positif antara Prancis-Indonesia di sektor ekonomi. Di antara yang ciamik yakni nilai capaian investasi yang dikucurkan Prancis ke Indonesia sudah mencapai US$328 juta pada 2024.

Sugiono juga mengungkapkan kedua negara siap menekankan kerja sama di sector ekosistem ekonomi digital, ekonomi kreatif, logistik, hingga infrastruktur hijau. "Kerja sama ini akan terus kami pererat terutama pada bidang kreatif, mempererat kolaborasi terutama di bidang perfilman," ujar Sugiono.

Baca Juga: POINTER: Pemilu Penuh Kejutan Bawa Situasi Politik Prancis Kian Memanas

Indonesia-Prancis juga terus meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan. Apalagi, dalam Waktu dekat, menteri pertahanan kedua negara dijadwalkan juga melakukan pertemuan bilateral.

Kunjungan Jean Noel Barrot maupun Emmanuel Macron ke Indonesia juga menjadi rangkaian perayaan diplomatik 75 tahun RI-Prancis. RI-Prancis optimistis hasil kerja sama antara kedua negara akan berdampak kepada seluruh masyarakat dan juga hubungan bilateral.

Bagikan:
Indonesia-Prancisemmanuel macronprabowo subiantomenlu sugionoHubungan Bilateral
ADS

Update News

Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. pangea
  3. Prabowo dan Macron Bisa Jadi P...

Trending