Jerman Kecam Israel yang Ancam Hancurkan Total Jalur Gaza
Illustrasi pengeboman di Gaza
FAKTA.COM, Jakarta - Jerman mengecam keras pernyataan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, yang mengancam akan melakukan penghancuran total terhadap Gaza saat Rezim Zionis terus menyerang wilayah kantong Palestina itu.
Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman, Christian Wagner, pernyataan Israel Katz tidak dapat diterima. Wagner pun menegaskan Jerman sangat khawatir terhadap perkembangan terkini yang memperlihatkan upaya Israel membombardir, mengepung, hingga kembali menewaskan korban sipil di Gaza.
"Hal ini sangat mengkhawatirkan, tidak hanya karena membahayakan nasib para sandera yang tersisa, tetapi juga karena membuat situasi kemanusiaan di Gaza kembali menjadi bencana," kata Wagner, Senin (24/3/2025).
@fakta_pangea Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan bahwa Hamas bertanggung jawab atas perang sejak 7 Oktober 2023 karena menyerang, membunuh, dan menculik warga Israel. Netanyahu menyatakan serangan Israel ke Gaza pada 18 Maret terjadi karena Hamas menolak tawaran gencatan senjata dari AS dan Israel yang meminta pembebasan lebih banyak sandera. Ia juga mengklaim bahwa serangan Israel hanya menargetkan Hamas, bukan warga sipil, meskipun kelompok tersebut sering dituduh menggunakan warga sipil sebagai tameng. #Israel #Hamas ♬ original sound - Fakta Pangea
Wagner menggarisbawahi bahwa keputusan Israel untuk memutus pasokan air dan listrik ke Gaza, ditambah dengan penghentian pasokan barang selama berminggu-minggu, telah menyebabkan lebih dari 2 juta warga Palestina dalam krisis kemanusiaan yang parah.
"Oleh karena itu, kami menyerukan kepada pemerintah Israel untuk memulihkan akses kemanusiaan, termasuk air dan listrik, dan memastikan akses terhadap perawatan medis sesuai dengan hukum humaniter internasional," tambahnya.
Tentara Israel melancarkan serangan udara mendadak di Jalur Gaza pada 18 Maret, menewaskan sedikitnya 730 orang dan melukai hampir 1.200 lainnya. Serangan dilakukan dengan dalih karena Hamas ogah menyetujui gencatan senjata usulan Amerika Serikat dan Israel yang meminta lebih banyak pembebasan sandera.
Lebih dari 50.000 warga Palestina telah terbunuh, yang sebagian besar wanita dan anak-anak, dan lebih dari 113.200 lainnya luka-luka akibat serangan militer brutal Israel di Gaza sejak Oktober 2023.
@fakta_pangea Paus Fransiskus tampil di depan publik untuk pertama kalinya setelah dirawat selama lima minggu di Rumah Sakit Gemelli, Roma, pada Minggu (23/3/2025). Di hadapan 3.000 orang, Paus menyerukan penghentian serangan Israel ke Gaza dan mendorong dilanjutkannya dialog gencatan senjata. Ia juga mengajak umat untuk mendoakan perdamaian di Ukraina, Palestina, Israel, Lebanon, Myanmar, Sudan, dan Kongo. #PausFransiskus #DoaUntukPerdamaian ♬ original sound - Fakta Pangea
Mahkamah Pidana Internasional pada November lalu mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Pemimpin Otoritas Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Kepala Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga saat ini menghadapi proses hukum di Mahkamah Internasional (ICJ) atas kampanye genosida terhadap warga Palestina.
ICJ mengeluarkan langkah-langkah sementara dan memerintahkan Israel untuk mencegah aksi genosida dan memastikan penyaluran bantuan kemanusiaan ke Gaza, meskipun pemerintahan Netanyahu sebagian besar mengabaikan perintah tersebut. (Anadolu/ANT)













