Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. pangea
  3. Kanada Klaim akan Menangi Pera...

Kanada Klaim akan Menangi Perang Dagang dengan AS

Istimewa

Istimewa

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Kanada mengklaim bisa memenangi sengketa perdagangan dengan Amerika Serikat. Apalagi, Menteri Luar Negeri Kanada, Melanie Joly, mengatakan Kanada merupakan pelanggan yang lebih banyak membeli produk dari AS ketimbang gabungan dari China, Jepang, Inggris, dan Prancis.

Hubungan AS dan Kanada kian panas setelah pemberlakuan tarif oleh Presiden AS Donald Trump. Selain itu, Trump juga selalu mengutarakan keinginannya untuk menjadikan Kanada sebagai negara bagian ke-51 AS.

Baca Juga: Trump Pastikan Tarif Impor Baru Meksiko, Kanada, China 1 Februari 2025

Joly mengatakan dampak tarif dan kenaikan biaya memang menjadi kekhawatiran besar bagi warga Kanada, terutama menjelang pemilu. Namun, dia juga menegaskan Kanada memiliki pengaruh terbesar terhadap ekonomi AS.

"Kami adalah pelanggan terbesar AS. Kami membeli lebih banyak dari Amerika daripada gabungan China, Jepang, Inggris dan Prancis," kata dia kepada BBC pada Sabtu (22/3).

Baca Juga: Justin Trudeau Mundur, Trump Ajak Lagi Kanada Gabung AS

Menurutnya, dampak tarif tidak hanya akan dirasakan penduduk Kanada, tetapi juga warga AS. Joly pun menyarankan agar warga AS ikut berperan menyelesaikan konflik perdagangan kedua negara itu.

"Karena merekalah yang bisa mengirim pesan kepada para pembuat undang-undang di AS," katanya.

Baca Juga: Perang Dagang Memanas, China Pasang Tarif 100 Persen bagi Kanada

Pemerintah AS sebelumnya menerapkan bea masuk 25 persen terhadap impor baja dan aluminium dari Kanada dan berencana mengenakan tarif balasan yang lebih luas mulai 2 April.

Trump berdalih bahwa tarif akan memperkuat manufaktur AS, melindungi lapangan kerja, dan mengurangi kesenjangan perdagangan. (Anadolu/ANT)

Bagikan:
AS-Kanadaperang dagangAmerika Serikat vs Kanadadonald trumpekonomi global
ADS

Trending

Update News