Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. pangea
  3. Ukraina dan Rusia akan Temui A...

Ukraina dan Rusia akan Temui AS di Arab Saudi Besok

Bendera Ukraina dan Rusia. Dokumen Istimewa.

Bendera Ukraina dan Rusia. Dokumen Istimewa.

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Ukraina dan Rusia dilaporkan akan menghadiri pertemuan terpisah dengan Amerika Serikat di Arab Saudi, Senin (24/3/2025).

Yuri Ushakov, penasihat kebijakan luar negeri utama Presiden Vladimir Putin, telah mengkonfirmasi adanya perundingan bilateral antara pejabat Rusia dan AS itu.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan pertemuan itu digelar untuk menindaklanjuti percakapan telepon antara Putin dan Presiden AS, Donald Trump, Selasa lalu.

Rusia akan diwakili Grigory Karasin, mantan diplomat yang yang menjabat sebagai ketua Komite Hubungan Luar Negeri Rusia, serta Sergei Beseda, penasihat direktur Dinas Keamanan Federal (FSB).

Baca Juga: Rusia Tolak Gencatan Senjata Penuh di Ukraina, AS Kok Setuju?

Kabar itu juga dikonfirmasi Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, saat bertemu Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr Store, di Oslo, Kamis (20/3/2025).

“Nantinya akan ada pertemuan antara Ukraina dan Amerika, kemudian beberapa diplomasi bolak-balik yang menyertakan kolega Amerika dan Rusia,” ujar Zelenskyy kepada wartawan setelah bertemu PM Norwegia Jonas Gahr Store.

Zelenskyy telah mengatakan bahwa pihaknya menginginkan adanya gencatan senjata penih, meskipun ia berkomitemn untuk mengawalinya dengan gencatan senjata fasilitas energi yang disepakati Putin dan Trump.

Baca Juga: Presiden Rusia Setuju Gencatan Senjata dengan Ukraina, tapi...

Setelah panggilan telepon terpisah dengan Presiden AS Donald Trump pekan ini, para pemimpin Ukraina dan Rusia sama-sama menyetujui gencatan senjata parsial yang nantinya mewajibkan Rusia dan Ukraina untuk tidak melakukan serangan terhadap infrastruktur energi, infrastruktur kereta, dan pelabuhan.

Pihak Gedung Putih mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan kedua pemimpin sepakat melanjutkan untuk membicarakan soal teknis atas implementasi gencatan senjata yang mencakup gencatan senjata infrastruktur eneri, gencatan senjata maritim di Laut Hitam, gencatan senjata penuh, hingga perdamaian permanen. (Guardian/Aljazeera)

Bagikan:
Perdamaian Rusia-UkrainaUkraina-Rusia Hubungan AS-RusiaAS-Ukraina arab saudi
ADS

Trending

Update News