Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. pangea
  3. Israel Larang Warga Palestina ...

Israel Larang Warga Palestina Lintasi Jalur Aman di Gaza

Ilustrasi Jalur Gaza yang perlu segera proses rekonstruksi. /ANTARA/foto-Anadolu/py

Ilustrasi Jalur Gaza yang perlu segera proses rekonstruksi. /ANTARA/foto-Anadolu/py

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Militer Israel melarang warga Palestina bepergian melalui Jalan Salah al-Din. Larangan melintasi rute yang dirancang Israel untuk jalur aman antara Gaza utara dan selatan itu sejak Rabu dan diumumkan Kamis (21/3/2025).

"Demi keselamatan Anda, jangan melintasi jalan Salah al-Din antara utara Jalur Gaza dan selatan. Begitu juga sebaliknya," kata Juru Bicara Militer Israel Avichay Adraee di platform X.

Hamas mengecam tindakan militer Zionis itu, dan menyebutnya sebagai "pembatalan total" gencatan senjata Gaza dan perjanjian pertukaran tahanan.

Baca Juga: Israel Mulai Serang Jalur Gaza Lewat Operasi Darat

Dalam pernyataannya, militer Israel mengatakan langkah tersebut diambil saat pasukannya melancarkan lagi operasi darat ke Jalur Gaza. Tentara Israel bergerak maju di Koridor Netzarim, Gaza tengah yang memisahkan wilayah utara dari selatan.

"Selama sehari terakhir, pasukan IDF (tentara) memulai operasi yang ditargetkan di Gaza tengah, dan dikerahkan ke pusat Koridor Netzarim," kata Adraee.

Tentara Israel melancarkan serangan darat di Jalur Gaza utara dan selatan, sejak Kamis (20/3/2025). Israel mengklaim operasi darat dimulai untuk memperluas zona penyangga di Gaza tengah.

"Tentara telah memperluas kegiatan militer di Jalur Gaza selatan, sambil melanjutkan operasi di bagian utara dan tengah Jalur tersebut," tambah pernyataan militer Israel.

Baca Juga: Jalur Gaza Masuki Fase Kelaparan usai Israel Blokade Bantuan

Israel juga mengklaim pasukannya menyerang infrastruktur Hamas di Beit Lahia sebelum dimulainya serangan darat.

"Dalam beberapa jam terakhir, pasukan kami telah memulai operasi darat di lingkungan Shaboura di Rafah, menghancurkan beberapa target infrastruktur," bunyi pernyataan tanpa menjelaskan tujuan serangan darat di Rafah.

Operasi darat diluncurkan setelah Israel kembali menyerang berbagai wilayah di Jalur Gaza, Selasa (18/3/2025) dini hari. Serangan terjadi di Kota Gaza, Khan Younis, hingga Rafah. Lebih dari 700 warga Palestina tewas dan lebih dari 900 lainnya cedera akibat serangan udara itu. (Anadolu/ANT)

Baca Juga: Indonesia Kutuk Serangan Baru ke Gaza: Ini Provokasi Israel!
Bagikan:
konflik palestina-israelperang palestina-israelIDFserangan rudal israel
ADS

Update News

Trending