Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. pangea
  3. PBB Imbau AS Hentikan Serangan...

PBB Imbau AS Hentikan Serangan ke Yaman

Presiden Amerika Serikat, Donad Trump, saat mengomandoi serangan militer AS ke Yaman untuk menghancurkan situs penting Houthi, Sabtu (153/2025). Foto: X.com/@WhiteHouse

Presiden Amerika Serikat, Donad Trump, saat mengomandoi serangan militer AS ke Yaman untuk menghancurkan situs penting Houthi, Sabtu (153/2025). Foto: X.com/@WhiteHouse

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta Amerika Serikat menghentikan serangan militer yang membombardir Yaman. PBB khawatir serangan AS malah membuat kelompok Houthi Yaman semakin rajin menyerang kapal-kapal perdagangan di Laut Merah.

“Kami menyerukan pengendalian diri sepenuhnya dan penghentian semua aktivitas militer,” kata juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, di New York, Minggu (16/3/2025).

Ia menambahkan bahwa eskalasi lebih lanjut dapat memperburuk ketegangan di Timur Tengah. Selain itu, serangan AS bisa memperburuk situasi kemanusiaan yang sudah sangat parah di Yaman akibat perang saudara.

Baca Juga: AS Serang Yaman, Lokasi Penting Houthi Hancur, 13 Orang Tewas

Dujarric menegaskan kembali bahwa PBB menekankan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional, dalam setiap tindakan yang dilakukan.

“PBB tetap berkomitmen untuk terus mengupayakan de-eskalasi lebih luas di Yaman serta terlibat dengan pihak-pihak terkait, baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional, guna mencapai solusi damai yang berkelanjutan dan masa depan yang lebih baik bagi rakyat Yaman,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (15/3), Presiden AS Donald Trump memerintahkan militer AS untuk membombardir kelompok Houthi di Yaman. Akibat serangan itu, BBC melaporkan sedikitnya 53 orang tewas dan 98 orang terluka di Yaman.

Baca Juga: Pasukan Houthi Yaman Bentrok dengan Kapal Perang AS di Laut Merah

Sebagai tanggapan, juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengumumkan bahwa pasukannya telah melancarkan operasi balasan menargetkan kapal induk militer AS, USS Harry S. Truman, dan kapal-kapal pengawalnya di Laut Merah bagian utara. Serangan itu dilakukan menggunakan 18 rudal balistik dan jelajah serta pesawat nirawak (drone).

Untuk diketahui, dalam setahun terakhir, Houthi menyerang kapal-kapal yang terkait dengan Israel di Laut Merah menggunakan rudal dan drone. Serangan Houthi yang diklaim sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina itu menyebabkan gangguan perdagangan global.

Kelompok tersebut menghentikan serangan ketika gencatan senjata antara Hamas-Israel di Gaza diberlakukan pada Januari. Namun, mereka mengancam akan melanjutkan serangan ketika Israel memblokir seluruh bantuan ke Gaza pada 2 Maret. (Anadolu/BBC/ANT)

Baca Juga: Houthi Yaman Ancam Serang Israel jika Tak Izinkan Bantuan ke Gaza
Bagikan:
houthiamerika serikatdonald trumppbbAS Serang Houthi YamanAS-Yaman
ADS

Update News

Trending