Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In

Pesawat Azerbaijan Airlines Jatuh di Kazakhstan karena Ditembak?

Pesawat Embraer 190 milik Azerbaijan Airlines jatuh di Kazakhstan, Rabu (25/12/2024). Foto: Istimewa

Pesawat Embraer 190 milik Azerbaijan Airlines jatuh di Kazakhstan, Rabu (25/12/2024). Foto: Istimewa

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Pesawat Embraer 190 milik Azerbaijan Airlines yang jatuh di Aktau, Kazakhstan, diduga ditembak jatuh oleh sistem pertahanan Udara. Dugaan itu mengemuka setelah adanya rekaman video yang menunjukkan sejumlah lubang di badan pesawat yang jatuh dan terbelah.

Media Euronews pun mengklaim mendapat informasi dari sumber resmi bahwa penumpang yang selamat bersaksi sempat mendengar ledakan diikuti oleh suara pecahan peluru yang menghantam pesawat dan merusak badan pesawat.

Baca Juga: Pesawat Jatuh di Kazakhstan, 38 Penumpang Dinyatakan Tewas

Kemudian, saluran berita internasional AnewZ yang berbasis di Azerbaijan, juga melaporkan kemungkinan pesawat mendapat serangan tembakan, mengutip pakar militer Rusia.

"Kerusakan pada pesawat menunjukkan bahwa pesawat mungkin telah secara tidak sengaja dihantam oleh sistem rudal pertahanan Udara," kata pakar itu.

Increasing speculation in Russian media that the Baku-Grozny Azerbaijan Airlines flight was shot down by Russian air defenses that mistook it for a Ukrainian drone. Footage of the damage to the fuselage. pic.twitter.com/QzsDbCLDtS

— Yaroslav Trofimov (@yarotrof) December 25, 2024

Tak hanya itu, Kepala Pusat Penanggulangan Disinformasi Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, Andriy Kovalenko, pun menyampaikan bahwa pesawat tersebut diduga ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Rusia.

"Rusia seharusnya menutup wilayah udara di Grozny, tetapi tidak melakukannya. Pesawat tersebut rusak oleh Rusia dan diarahkan ke Kazakhstan alih-alih melakukan pendaratan darurat di Grozny untuk menyelamatkan nyawa para penumpang," kata Kovalenko.

Baca Juga: Tabrak Sekawanan Burung, Pesawat Jatuh di Kazakhstan

Pesawat tersebut memang memiliki rute penerbangan dari Grozny, ibu kota Chechnya, Rusia, menuju Baku, Azerbaijan. Jarak kedua kota beda negara itu sekitar 500 kilometer.

Namun, karena sebagaian wilayah Chechnya sedang panas, pesawat mengalihkan penerbangan ke Kota Makhachkala, Dagestan. Tetapi kondisi kabut memaksa pilot meminta izin mendarat di Aktau, Kazakhstan yang berlokasi di seberang Laut Kaspia.

Peta menunjukkan jarak antara Aktau, Baku, dan Grozny memang tidak terlalu jauh.

Peta menunjukkan jarak antara Aktau, Baku, dan Grozny memang tidak terlalu jauh.

Data pelacakan penerbangan dari FlightRadar24 menunjukkan pesawat itu bergerak seperti angka delapan setelah lepas landas dari Aktau. Ketinggiannya naik turun secara substansial selama menit-menit terakhir penerbangan sebelum menghantam tanah.

FlightRadar24 secara terpisah mengatakan bahwa pesawat itu menghadapi gangguan GPS yang kuat, yang membuat pesawat mengirimkan data ADS-B yang buruk.

Baca Juga: Inggris Kirim Jet Tempur Intai Pesawat Rusia dekat Laut Utara

Grozny memang dijaga ketat oleh militer Rusia. Chechnya dan para pejuang Ramzan Kadyrov dianggap penting bagi Kremlin dalam invasi besar-besaran Rusia di Ukraina. Karenanya, ibu kota Chechnya itu sebagai target potensial bagi pesawat nirawak Ukraina.

Jika penyebab jatuhnya pesawat karena tembakan, kemungkinan ini menjadi pesawat penumpang kedua yang jatuh akibat sistem pertahanan udara Rusia setelah insiden pesawat Malaysia Airline MH17 pada 2014 yang ditembak jatuh kelompok separatis pro-Rusia di Donbas, Ukraina.

❗️ Breaking: Footage from inside the airplane (Azerbaijan Airlines) a few moments before it crashed in Aktau

According to Russian media, one of the passengers threw these images to his wife as soon as he realized that the plane was falling. In the video you can hear people… pic.twitter.com/GKne8Rjlvd

— NEXTA (@nexta_tv) December 25, 2024

Azerbaijan Airlines menyampaikan kepada kantor berita Azerbaijan, Azertac, serta Badan Transportasi Udara Federal Rusia, bahwa temuan awal menunjukkan adanya insiden tabrakan dengan burung sebelum terjadinya kecelakaan.

Otoritas kejaksaan Azerbaijan menyatakan telah memulai penyelidikan pidana terkait jatuhnya pesawat penumpang itu. Kejaksaan Azerbaijan menduga ada pelanggaran keselamatan lalu lintas dan peraturan operasional transportasi udara yang menyebabkan jatuhnya pesawat.

Baca Juga: NATO Dituduh Beraktivitas di Arktik Demi Hambat Rusia

"Menyusul jatuhnya pesawat milik Azerbaijan Airlines di Aktau, Kejaksaan Agung Azerbaijan telah memulai penyelidikan pidana berdasarkan pasal 262.3 dan 314.3 (KUHP Azerbaijan)," demikian pernyataan kejaksaan Azerbaijan, Rabu.

Selain Azerbaijan, Rusia juga secara terpisah memulai penyelidikan pidana atas dugaan pelanggaran keamanan dalam operasional transportasi udara terkait kecelakaan tersebut. Rusia melakukan penyelidikan lantaran adanya sejumlah WN Rusia yang menumpangi pesawat nahas itu.

❗️/1. Russian air defense most likely caused the crash of an Embraer 190 passenger plane during UAV attack on Chechnya:

An Embraer 190 passenger plane belonging to Azerbaijan Airlines crashed this morning. 67 passengers of which 5 crew members were on board. 32 people survived… pic.twitter.com/qkiSaZlw1Z

— Special Kherson Cat 🐈🇺🇦 (@bayraktar_1love) December 25, 2024

Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, yang mempercepat kunjungan ke Kota St. Petersburg, Rusia, mengumumkan dalam pertemuan dengan pejabat pemerintah bahwa sebuah komisi telah dibentuk untuk menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.

"Penyebab kecelakaan ini belum diketahui. Ada berbagai teori, tetapi saya yakin terlalu dini untuk membahasnya. Hal ini harus diselidiki secara menyeluruh," ujar Aliyev melalui pernyataan yang dirilis kantor kepresidenan Azerbaijan.

Melalui sebuah dekret, Aliyev juga menetapkan 26 Desember sebagai hari berkabung nasional. (Sputnik/TASS/ANT)

Baca Juga: Korea Utara Kirim Tentara ke Rusia Bantu Perang Lawan Ukraina?
Bagikan:
KazakhstanAzerbaijanpesawat jatuhrusia
Loading...
ADS

Update News

  1. Home
  2. pangea
  3. Pesawat Azerbaijan Airlines Ja...

Trending