Sektor Migas Ditarget Serap Investasi US$16,1 Miliar

Oleh Issa Almawadi - fakta.com
19 Juni 2024 16:10 WIB
Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas, Kurnia Chairi. (Dokumen Antara/Imamatul Silfia)

FAKTA.COM, Jakarta - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menargetkan investasi di sektor hulu migas bisa mencapai US$16,1 miliar pada tahun ini. Target itu meningkat sekitar 18% dari realisasi 2023 yang sebesar US$13,7 miliar.

“Tahun 2024 sebenarnya kami pasang target awal hampir US$17 miliar. Tapi, proyeksi kami sampai saat ini minimal bisa US$15-16 miliar,” kata Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas, Kurnia Chairi saat ditemui di Forum Gas Bumi 2024 di Bandung, Jawa Barat, Rabu (19/6/2024).

Antisipasi Penyalahgunaan BBM Subsidi, BPH Migas Usulkan Pemblokiran QR Code

Dia menyebut investasi di sektor migas telah mengalami tren yang membaik sejalan dengan dukungan insentif oleh pemerintah, baik berupa insentif fiskal maupun nonfiskal.

Merujuk pada data 2023, investasi pada sektor migas mampu meningkat 13% menjadi US$13,7 miliar di tengah peralihan industri dari energi fosil ke energi terbarukan.

Impor Oktober 2023 Naik 7,68 Persen, Terbanyak dari Sektor Nonmigas

SKK Migas optimistis kinerja tersebut menunjukkan potensi yang positif dari sektor migas.

Potensi itu membuat pihaknya menargetkan jumlah aktivitas pengeboran dapat mencapai 799 sumur pada tahun ini dari 322 sumur pada 2019. “Ini menunjukkan appetite kita untuk berinvestasi di hulu migas ini masih sangat tinggi,” tutur dia. (Antara)

Bagikan:

Data

Komentar (0)

Login to comment on this news

Updates

Popular

Data
Pointer
Interaktif
Program
Jobs
//