Motorola Mau Ikut Bangun IKN

Oleh Issa Almawadi - fakta.com
13 Juni 2024 10:33 WIB
MoU OIKN dan Motorola. (Dokumen OIKN)

FAKTA.COM, Jakarta - Otorita IKN Kembali mendapat komitmen dari perusahaan internasional dalam kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara. Kali ini datang dari Motorola Solutions, Inc.

Kedua pihak telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di kantor OIKN, Rabu (12/6/2024). Melalui MoU itu, Motorol berkomitmen turut serta membangun Ibu Kota Nusantara sebagai kota cerdas yang hijau, berketahanan, berkelanjutan dan inklusif.

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN, Mohammed Ali Berawi menyatakan, bahwa pembangunan IKN merupakan proyek dengan peluang besar untuk menghasilkan berbagai penciptaan pengetahuan dan pengembangan teknologi terkini.

"Dengan kegiatan berskala mega dan berbagai fasilitas kemudahan yang disiapkan pemerintah, pemindahan Ibu Kota merupakan kesempatan besar bagi semua para pihak untuk turut serta berpartisipasi melakukan legacy pembangunan peradaban, termasuk dalam konteks global saat ini," kata Ali.

Menteri PUPR Targetkan 12 Tower Hunian ASN di IKN Beroperasi Agustus 2024

Ali juga mengatakan, blueprint kota cerdas nusantara memicu berbagai investor dan technology providers global untuk bersama-sama membangun IKN

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Global Government Affairs Motorola, Richard Brecher menyampaikan antusiasme yang serupa. Menurut Richard, membangun ibu kota negara baru adalah sebuah kesempatan yang belum tentu ada di setiap generasi.

"Kami berharap dapat berkontribusi dalam membangun sistem teknologi yang robust, interoperable, dan berkelanjutan di IKN," ujar Richard.

Tren Investasi Pembangunan IKN

Direktur Motorola untuk Indonesia-Singapura-Brunei, Chang Kar Weng, turut menyatakan apresiasinya terhadap rencana dan peta jalan untuk merealisasikan Nusantara sebagai kota yang hijau, berkelanjutan dan berketahanan. "Selain dengan inisiatif hijau, Motorola berkomitmen untuk mengembangkan teknologi dan solusi untuk keamanan dan keselamatan masyarakat dalam rangka membangun Nusantara sebagai kota yang aman," tutur Chang.

Motorola, juga melalui dukungan United States Trade and Development Agency (USTDA), berkomitmen untuk mengimplementasikan teknologi dan solusi dalam sektor keamanan dan keselamatan publik seperti video surveilans, komunikasi gawat darurat, akses kontrol dan konsorsium pembangunan pilot proyek pusat komando pada akhir 2024.

Bagikan:

Data

Komentar (0)

Login to comment on this news

Updates

Popular

Data
Pointer
Interaktif
Program
Jobs
//