Luhut Klaim Ada Konglomerat Asing Minati Family Office RI

Oleh Issa Almawadi - fakta.com
05 Juli 2024 13:36 WIB
Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan bicara family office di sela peluncuran neraca sumber daya kelautan di Sanur, Denpasar, Bali, Jumat (5/7/2024). (Dokumen Antara/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)

FAKA.COM, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan sudah ada beberapa konglomerat asing yang berminat mendaftar program family office. Kabarnya, dana tersebut akan diinvestasikan di Bali.

"Sudah ada beberapa nama, mungkin dalam dua-tiga minggu ke depan, kalau sudah makin ada bentuknya, kami akan beri tahu," kata Luhut di sela peluncuran neraca sumber daya kelautan di Denpasar, Bali, Jumat (5/7/2024).

Menurut dia, tim untuk program kantor orang kaya dari luar negeri itu sudah mulai bekerja dan rencananya melakukan kunjungan ke negara-negara atau wilayah administrasi khusus yang menerapkan konsep serupa.

Luhut Blak-blakan Family Office, dari Tempat Nangkring hingga Tren Filantropis

Tujuannya, imbuh Luhut, untuk mengetahui pengelolaan dana orang kaya tersebut dan menjadikannya sebagai salah satu tolok ukur konsep investasi tersebut.

Negara dan wilayah administrasi khusus yang rencananya menjadi tolok ukur tersebut, lanjut dia, di antaranya Uni Emirat Arab yakni di Dubai, Hong Kong, dan Singapura.

Selain di Bali, Luhut mengungkapkan konsep tersebut dapat diterapkan di lokasi lain misalnya di Jakarta atau di Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Kami akan melihat seperti di Dubai, ada satu gedung itu berisi 400 family office dan itu angkanya bisa triliun dolar. Pertanyaannya, kalau bisa di Dubai, Singapura, dan Hong Kong, kenapa tidak di Indonesia di Bali, Jakarta atau IKN," katanya.

Family Office, Jokowi Tunjuk Luhut jadi Pimpinan Timsus dan Incar US$500 Miliar

Untuk menghindari uang yang dibawa merupakan hasil dari tindak kejahatan misalnya pencucian uang, Luhut mengaku akan melibatkan aparat penegak hukum di antaranya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan.

"Semua kami libatkan nanti kami pergi, saya ajak mereka untuk melihat. Kami semua kerja tim jadi bukan satu aspek saja. Kalau tadi ada di Dubai, Singapura kenapa tidak bisa (Indonesia) kita jangan jadi alien, jangan pikir terus takut," ucapnya.

Sebagai informasi, gagasan soal family office dilontarkan Luhut kepada para delegasi World Water Forum (WWF) ke-10 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, pertengahan Mei 2024.

"Kami dorong Bali ini menjadi hub (pusat) untuk family office seperti di Hong Kong dan Singapura," kata Luhut di sela World Water Forum di Denpasar, Sabtu (18/5/2024). (ANT)

Bagikan:

Data

Komentar (0)

Login to comment on this news

Updates

Popular

Data
Pointer
Interaktif
Program
Jobs
//