Bansos Beras Masih Lanjut, Pemerintah Anggarkan Rp9 Triliun

Oleh Issa Almawadi - fakta.com
08 Juni 2024 11:41 WIB
Ilustrasi. (Dokumen Bulog)

FAKTA.COM, Jakarta - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi memastikan bantuan pangan beras 10 kilogram, masih akan berlanjut. Rencananya, bantuan tersebut akan menyasar 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Bahkan, kata Arief, untuk merealisasikan rencana itu pemerintah sudah menyiapkan anggaran Rp9 triliun. "Bantuan pangan (beras 10 kg) ini diputus dalam rapat internal sama Pak Presiden, (dilanjutkan) bulan delapan, 10 dan 12," kata Arief, Jumat (8/6/2024).

Arief menjelaskan bahwa keputusan kelanjutan bantuan pangan beras 10 kilogram untuk tahap tiga sudah ditetapkan Presiden Jokowi yang akan berlanjut pada Agustus, Oktober, dan Desember 2024.

"Tahun lalu kan juga enggak full 12 bulan, tahun ini (dilanjutkan tahap tiga untuk bulan) 8, 10, dan 12 karena Pak Presiden kan selalu menyampaikan dalam beberapa kesempatan akan melihat postur APBN juga," ucap Arief.

Jokowi: Bansos Beras 10 Kg Bisa Lanjut Sampai Desember

Dia menuturkan bahwa bantuan pangan beras tersebut juga tidak penuh sebanyak 12 bulan, lantaran menyesuaikan dengan APBN.

"Kalau APBN-nya, Ibu Sri Mulyani (Menteri Keuangan) menyampaikan kita akan lakukan tiga bulan, maka tiga bulan berarti bulan 8, 10, dan 12. Karena kita lihat juga fiskal, jangan hanya untuk pemenuhan bantuan pangan, tapi kegiatan yang lain yang penting juga jangan sampai tertinggal, itu keputusannya dalam rapat kabinet," kata Arief menjelaskan.

Amankan Persediaan Ramadhan, Bulog Impor Beras 300 Ribu Ton

Sebelumnya, Arief mengatakan bantuan itu membuktikan bahwa kehadiran dan perhatian pemerintah yang terus menyokong perekonomian 22 juta keluarga penerima manfaat.

"Sebanyak 22 juta keluarga itu kalau secara individu bisa sampai sekitar 89 juta atau artinya hampir sepertiga rakyat Indonesia yang diberikan beras Bulog yang berkualitas baik dari pemerintah," tuturnya. (Antara)

Bagikan:

Data

Komentar (0)

Login to comment on this news

Updates

Popular

Data
Pointer
Interaktif
Program
Jobs
//