Jumlah Korban Meninggal Longsor Gorontalo Bertambah Jadi 23 Orang

Oleh Gin gin Tigin Ginulur - fakta.com
10 Juli 2024 09:45 WIB
Kepala Basarnas Kusworo didampingi Direktur Operasi Basarnas Edy Prakoso (kiri) meninjau lokasi longsor Gorontalo, Selasa (9/7/2024). (Foto: ANTARA/HO-Basarnas)

FAKTA.COM, Jakarta - Jumlah korban tanah longsor yang ditemukan meninggal dunia di kawasan tambang rakyat Desa Tulabolo Timur Kecamatan Suwawa Timur Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo mencapai 23 orang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo Hariyanto mengatakan, data yang tercatat dan sudah terkonfirmasi pada Selasa (9/7/2024) pukul 23.00 WITA. Total keseluruhan korban mencapai 173 orang.

"Rinciannya 23 orang meninggal dunia, yang selamat 81 orang, dan masih dalam pencarian sebanyak 33 orang," kata Hariyanto, Rabu (10/7/2024).

4 Korban Tewas Tertimbun Longsor di Pegunungan Arfak Papua

Menurutnya, korban yang selamat dari bencana tanah longsor pada Sabtu (6/7/2024) malam, sebagian besar mengalami luka-luka hingga patah tulang. Saat ini, korban sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Memasuki hari ketiga setelah kejadian, jumlah tim SAR gabungan yang melakukan pencarian di lokasi telah bertambah, yakni hadirnya tim elite yang didatangkan khusus dari Basarnas Pusat hingga personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Sulawesi Utara.

Proses evakuasi yang sebelumnya memakan waktu dan tenaga ekstra, sudah lebih mudah dan cepat karena adanya bantuan Helikopter AW 169 Register 0-3304 milik Baharkam Polri yang didatangkan oleh Kapolda Gorontalo.

Soal Penanggulangan Bencana, Wapres: Manfaatkan Perkembangan Teknologi

"Mengingat hari sudah gelap, proses pencarian di lokasi hingga evakuasi untuk sementara dihentikan dan mulai dilanjutkan kembali pagi hari ini," katanya.

Selain itu personel gabungan yang berada di Posko SAR Desa Tulabolo, juga terus mengumpulkan data dan informasi terkait jumlah hingga identitas dari para korban agar lebih memudahkan pihak keluarga yang mencari keberadaan anggota keluarganya.

Hariyanto mengatakan hingga saat ini sebagian besar wilayah Kecamatan Suwawa Timur Bone Bolango, masih diguyur hujan dengan intensitas sedang. (ANT)

Bagikan:

Data

Komentar (0)

Login to comment on this news

Updates

Popular

Data
Pointer
Interaktif
Program
Jobs
//