Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. memoar
  3. Sejarah 20 Maret 1602, VOC Did...

Sejarah 20 Maret 1602, VOC Didirikan

VOC adalah perusahaan kongsi dagang Belanda. (foto: Fakultas Hukum UMSU)

VOC adalah perusahaan kongsi dagang Belanda. (foto: Fakultas Hukum UMSU)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Tepat 423 tahun yang lalu, yaitu 20 Maret 1602, Belanda mendirikan perusahaan kongsi dagang yang bernama Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC). Pendirian VOC itu bertujuan untuk menguasai perdagangan rempah-rempah di Asia, termasuk Nusantara.

Menurut penelusuran Fakta.com dari berbagai sumber, Kamis (20/3/2025), pendirian VOC ini bermula dari ekspedisi Belanda yang berhasil mendarat di Nusantara untuk pertama kali pad 1596 di bawah kepimpinan Cornelis de Houtman.

Semenjak itu, ekspedisi-ekspedisi Belanda berhasil mengadakan perdagangan rempah-rempah. Ini mendorong pengusaha-pengusaha lain untuk berbisnis di Nusantara.

Baca Juga: Sejarah 19 Maret 1947: Ejaan Soewandi Resmi Gantikan Ejaan van Ophuisjen

Akhirnya, timbul persaingan yang berujung kepada keuntungan yang merosot. Kemudian, Johan van Oldenbarneveld mengusulkan semua perusahaan dagang Belanda bersatu. Itulah yang menjadi alasan VOC didirikan.

Dikutip dari buku Sejarah Peradaban Islam karya J. Suyuthi Pulungan, Kamis (20/3/2025), VOC merupakan perusahaan multinasional pertama di dunia sekaligus yang menerapkan sistem pembagian saham. VOC yang juga berarti Perusahaan Hindia Timur Belanda, memiliki enam bagian (Kamers) di Amsterdam, Middleburg, Enkhuizen, Delft, Hoorn, dan Rotterdam. Delegasi itu berkumpul di Dewan Tujuh Belas atau Heeren XVII. Setiap Kamers menyumbang delegasi sesuai dengan proporsi modal yang dibayar.

Meskipun berupa kongsi dagang, VOC didukung oleh Belanda dan berikan fasilitas-fasilitas istimewa. Misalnya, VOC boleh punya tentara dan bernegosiasi dengan negara-negara lain.

VOC pun mencapai kejayaan pada abad ke-17. Perusahaan kongsi itu mengendalikan perdagangan rempah di Asia.

VOC Runtuh Gara-gara Korupsi

Baca Juga: Sejarah Dwifungsi ABRI, Kekuatan Politik yang Dipersenjatai

Sayangnya, kejayaan VOC justru dirusak oleh korupsi. Diketahui VOC bubar pada 1799. Dikutip dari The Dutch East India Company: Expansion and Decline, pakar sejarah, Femme S. Gaastra mengibaratkan korupsi di VOC seperti kanker yang menghancurkan dari dalam. Bahkan ada yang memplesetkan jadi Vergaan Onder Corruptie (Runtuh Gara-gara Korupsi).

Mengutip buku Dari Priyayi Sampai Nyi Blorong dan Menjadi Indonesia, praktik-praktik korupsi di VOC berupa stille winsten (memotong keuntungan yang menjadi hak VOC), overwichten (memaksa rakyat menyerahkan hasil bumi lebih dari ketentuan), dan hommagien (menerima hadiah dari para penjilat). Bahkan, ada juga yang menggunakan fasilitas VOC untuk kepentingan pribadi.

(Penulis: Arie Dwi Budiawati, Daffa Prasetia)

Bagikan:
sejarah hari inisejarah 20 maret VOCsejarah 20 maretVOCsejarah
ADS

Update News

Trending