Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. kesehatan
  3. Bolehkah Perempuan yang Sedang...

Bolehkah Perempuan yang Sedang Haid Mendonorkan Darah?

Perawat membawa kantung darah. (Dokumen Pixabay)

Perawat membawa kantung darah. (Dokumen Pixabay)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta – Perempuan yang sedang menstruasi boleh mendonorkan darah. Akan tetapi, ada syarat bagi wanita yang sedang haid untuk bisa mendonorkan darah.

Yaitu, kadar hemoglobin memenuhi syarat untuk donor.

“Hari terakhir (haid) juga boleh donor, sih. Misalnya masih flek, sudah tinggal flek-flek, sudah tidak banyak darah yang keluar saat menstruasi hari terakhir,” kata dokter RS Fatmawati, dr. J. Nethasia Louhenapessy, di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (12/6/2024).

Nethasia mengatakan syarat hemoglobin untuk donor darah adalah 12,5-17 gram per dL. Kemudian, sehat jasmani dan rohani, berusia 17 tahun-65 tahun, berat badan minimal 45 kg, suhu tubuh 36 derajat Celsius-37 derajat Celsius, sistolik pada tekanan 100-150, dan diastolik tekanan darah 70-100.

Subtipe Langka Golongan Darah P Ditemukan

“Denyut nadinya 50-100 kali per menit,” kata dia.

Bagi perempuan, lanjut Nethasia, donor darah bisa dilakukan kembali dalam tiga bulan. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang memerlukan waktu untuk memproduksi kembali darah yang disumbangkan. Darah yang bisa disumbangkan sebanyak 350 cc-450 cc, bergantung kepada berat pendonor.

Jika penyumbang darah yang akan menjalani operasi besar, namun ingin menyumbang darah, dia baru bisa melakukannya setahun setelah operasi dilakukan.

“Kalau operasi kecil, enam bulan boleh donor,” kata dia.

Manfaat Donor Darah

Hati-hati, Stres dan Kafein Bisa Picu Gangguan Irama Jantung

Apa manfaat donor darah? Nethasia mengatakan ada banyak manfaat yang didapatkan pendonor. Misalnya, jantung sehat dan aliran darah lancar.

Kemudian, donor darah bisa membuat kondisi psikis seseorang menjadi lebih baik. Ada perasaan bahagia karena membantu orang lain.

Ditambah lagi, donor darah juga menyelamatkan orang lain. Dalam darah, ada tiga komponen, yaitu sel darah merah, plasma, dan trombosit. Masing-masing komponen bisa diberikan kepada pasien dengan kebutuhan yang berbeda-beda. Dengan begitu, ada tiga pasien yang bisa diselamatkan oleh pendonor.

Bagikan:
perempuan sedang haid donor darahmanfaat donor darahdonor darahkesehatan masyarakat
ADS

Trending

Update News