Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. kesehatan
  3. Ratusan Pasutri di Bojonegoro ...

Ratusan Pasutri di Bojonegoro Cerai Gara-gara Suami Kecanduan Judi Online

Ilustrasi perceraian. (Dokumen Freepik)

Ilustrasi perceraian. (Dokumen Freepik)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Kabar mengejutkan dari Bojonegoro, Jawa Timur. Ratusan pasangan suami istri (pasutri) bercerai karena dipicu suami kecanduan judi online.

Dikutip dari akun Instagram @berita_gosip, Selasa (14/5/2024), berdasarkan video pemberitaan Lintas iNews Siang, Pengadilan Agama Bojonegoro mencatat 971 pasangan suami istri mengajukan perceraian selama Januari-April 2024. Ada 179 pengajuan di antaranya dipicu oleh judi online.

Faktor Genetik Jadi Salah Satu Penyebab Orang Ketagihan Judi

Ketua Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro, Solikin Jamik, mengatakan judi online memicu pertengkaran dan kekerasan dalam rumah tangga. Solikin juga menyebut kecanduan ini bisa membuat suami menjual barang-barang yang ada di rumahnya agar bisa mendapatkan uang.

Ilustrasi judi. (Dokumen judi.istimewa)

Ilustrasi judi. (Dokumen judi.istimewa)

Warganet Geram dengan Judi Online

Kabar ini membuat warganet semakin mendorong pemerintah untuk menghapuskan judi online. Sebagian netizen merasa geram karena judi online dibiarkan menjamur. Malah ada yang bercerita dirinya sampai depresi karena suami kecanduan judi online sehingga tidak memberikan nafkah kepada keluarga.

"Bulan Januari kemarin saya sampai depresi akibat suami yang candu judol sampai tidak menafkahi keluarga," tulis @nit***.

"Judi online harus dihapus dari Indonesia," tulis @unt***.

"Makanya kenapa pemerintah belum juga tutup situs itu, saya pun sudah muakkk dgn judi online,, judi offline ditangkap di hukum tp yg online kenapa di biarkan merajalela," tulis @pia***.

"Gue udah di taraf capek, kemarin masih dimaafin sampai gue bayarin utangnya. Sekarang udah muak banget," tulis @gat***.

"Aku juga mengajukan cerai gara2 ini maen slot," tulis @uzi***.

Judi Online: Nikmat Sesaat Kemudian Melarat

Mengapa Orang Bisa Kecanduan Judi Online?

Menurut Wakil Ketua Seksi Perhimpunan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Indonesia, dr. Kristiana Siste, SpKJ, ada beberapa hal yang membuat seseorang kecanduan judi online. Misalnya, orang rentan ketagihan berjudi kalau ada anggota keluarganya yang kecanduan.

Selain genetik, beberapa faktor lainnya yang membuat seseorang gemar berjudi adalah perkembangan teknologi yang mempermudah orang bertaruh dan merasa bosan. Faktor emosi yang tidak stabil pun bisa menjadi pemicu orang kecanduan berjudi.

Bagikan:
judi onlinekesehatan masyarakatjudi slotperceraian
Loading...
ADS

Update News

Trending