Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. humaniora
  3. Catat, Sertifikat UKBI Jadi Sy...

Catat, Sertifikat UKBI Jadi Syarat Daftar Beasiswa Unggulan

Ilustrasi ujian. (foto: Getty Images)

Ilustrasi ujian. (foto: Getty Images)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Sertifikat Uji Kemahiran Bahasa Indonesia (UKBI) sudah dimanfaatkan sebagai syarat dalam pendaftaran Beasiswa Unggulan dan peningkatan literasi pada program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Unggulan (SMK PK). Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin.

Ada 60 perguruan tinggi di Indonesia juga telah menggunakan UKBI Adaptif sebagai syarat kelulusan mahasiswa. Selain itu, UKBI Adaptif pun telah digunakan sebagai persyaratan jabatan pada beberapa lembaga tertentu, seperti jabatan fungsional Widyabasa dan Penerjemah.

Hafidz berkata, UKBI Adaptif telah diterapkan di 38 provinsi dan 500 kabupaten/kota di Indonesia. Provinsi dengan jumlah peserta UKBI tertinggi adalah Jawa Timur dengan 151.249 peserta. Sementara itu, pada tingkat kabupaten/kota, yang tertinggi adalah Kabupaten Sidoarjo (19.649 peserta) dan Kota Jakarta Selatan (25.898 peserta).

Baca Juga: Siapkan Tenaga Migran Profesional, Kemendikdasmen Gandeng Kemnaker dan KP2MI

“UKBI menjadi salah satu upaya untuk menjaga kedaulatan bahasa Indonesia," kata dia di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (26/3/2025).

Hafidz berharap jumlah peserta UKBI bisa terus meningkat, terutama di satuan pendidikan.

Seorang pemelajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA), Noha Gharib Ahmed, pemelajar BIPA asal Mesir, berkata UKBI menjadi bukti kemahiran bahasa Indonesia bagi mahasiswa asing yang ingin belajar di sini. Pernyataan serupa juga diutarakan oleh Maram Alarnab dari Suriah. Maram berkata sertifikat UKBI bisa digunakan untuk mencari pekerjaan.

Sekadar informasi, UKBI Adaptif terdiri dari lima seksi, yaitu mendengarkan, merespons kaidah, membaca, menulis, dan berbicara. Berikut ini adalah pemeringkatan hasil UKBI Adaptif ini terdiri dari:

Baca Juga: Pastikan Sarana dan Prasarana SD Terpenuhi, Kemendikdasmen Dorong Pemutakhiran Data
  • Istimewa: 725-800.
  • Sanggat Unggul: 641-724
  • Unggul: 578-640
  • Madya: 482-577
  • Semenjana: 405-481
  • Marginal: 326-404
  • Terbatas: 251-325.

(Penulis: Kiki Annisa)

Bagikan:
pendidikansertifikat UKBIUKBIkemendikdasmen
ADS

Update News

Trending