Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. humaniora
  3. Mensos: 53 Sekolah Rakyat Siap...

Mensos: 53 Sekolah Rakyat Siap Beroperasi Tahun Ajaran 2025-2026

Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf. (foto: Antara)

Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf. (foto: Antara)

Google News Image

FAKTA.COM Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan sebanyak 53 Sekolah Rakyat siap beroperasi mulai tahun ajaran 2025-2026. Saat ini, pemerintah sedang mematangkan sistem perekrutan guru dan siswa.

“Lima puluh tiga Sekolah Rakyat yang siap beroperasi pada tahun ajaran 2025-2026,” kata Gus Ipul di Istana Negara, Jakarta, mengutip pernyataan resmi, Selasa (25/3/2025).

Kesiapan ini pun didukung oleh kerja sama kementerian terkait lainnya, salah satunya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang telah masuk tahap akhir perancangan kurikulum Sekolah Rakyat dan mematangkan skema perekrutan guru dan siswa.

Baca Juga: Lulusan Sekolah Rakyat Tak Terikat Ikatan Dinas

"Dikti juga, Kementerian Dikdasmen. Jadi ini juga adalah sekolah pemerintah gitu. Yang penyelenggaranya pemerintah, jadi kita keroyokan," katanya.

Dari segi infrastruktur, pembangunan sarana dan prasarana akan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dengan skema pendanaan yang melibatkan baik APBN maupun sektor swasta.

“Sarana prasarana nanti yang membangun PU, bukan kementerian sosial, yang membangun adalah PU,” jelasnya.

Selain 53 sekolah yang telah siap, 82 sekolah lainnya masih dalam tahap asesmen terkait bangunan dan lahan.

“Jumlah sekarang ada 82 yang sedang akan dimulai proses asesmennya oleh Pekerjaan Umum (PU)," kata dia.

Baca Juga: Mensos Ungkap Ada 2 Opsi Guru untuk Sekolah Rakyat, Apa Saja?

Hingga kini, pemerintah daerah telah mengusulkan sekitar 200 titik pembangunan baru yang sedang dalam kajian lebih lanjut.

Terkait biaya operasional Sekolah Rakyat, Gus Ipul menegaskan masih dalam perhitungan, dengan penyesuaian berdasarkan jenjang pendidikan dan lokasi sekolah. Perhitungan biaya operasional nantinya akan disesuaikan dengan biaya per orang.

"Jadi, per orang itu berapa nanti kami sampaikan," kata Gus Ipul.

Bagikan:
sekolah rakyatkemensosGus IpulSyaifullah Yusufpendidikan
ADS

Trending

Update News