Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. humaniora
  3. Mensos Ungkap Ada 2 Opsi Guru ...

Mensos Ungkap Ada 2 Opsi Guru untuk Sekolah Rakyat, Apa Saja?

Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf. (foto: Kementerian Sosial)

Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf. (foto: Kementerian Sosial)

Google News Image

FAKTA.COM Jakarta – Skema perekrutan guru Sekolah Rakyat masih dimatangkan. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan dua opsi utama.

Dua opsi itu adalah penugasan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau dengan melibatkan guru yang telah memiliki sertifikat Pendidikan Profesi Guru (PPG).

"Itu yang dua itu yang masih dimatangkan," ujar Gus Ipul di Istana Negara, Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (25/3/2025).

Baca Juga: Lulusan Sekolah Rakyat Tak Terikat Ikatan Dinas

Menurut dia, perencanaan perekrutan ini sudah mencapai tahap final dengan satgas yang dipimpin oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen). Meskipun sudah masuk finalisasi, dia menegaskan bahwa mekanisme dua opsi perekrutan guru tersebut masih dalam proses pengkajian lebih lanjut.

Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG) Kemendikdasmen Nunuk Suryani sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya akan menyeleksi para guru yang sudah memiliki sertifikasi PPG Prajabatan atau belum memiliki penempatan di mana pun untuk ditugaskan mengajar di Sekolah Rakyat, dikutip dari Antara.

Nunuk menyebut ada sekitar 50 ribu guru lulusan PPG yang belum memiliki penempatan dan siap mengikuti seleksi guru Sekolah Rakyat. Dia berkata guru-guru lulusan PPG yang belum berstatus ASN tersebut nantinya akan diberi status ASN.

Baca Juga: Sekolah Rakyat, Pendidikan Gratis untuk Memutus Rantai Kemiskinan

Sekadar informasi, Gus Ipul mengatakan bahwa proses rekrutmen guru direncanakan mulai pada akhir Maret atau awal April 2025, setelah mendapat persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto.

Disebutkan pula bahwa para guru yang lulus proses seleksi mengajar di Sekolah Rakyat nantinya akan mendapatkan pendidikan khusus sebelum mulai bertugas.

Terkait penempatan pun akan disesuaikan dengan tempat tinggal masing-masing guru. Dia menyebut guru sebisa mungkin ditugaskan di unit Sekolah Rakyat yang tidak jauh dari tempat tinggal masing-masing.

Bagikan:
sekolah rakyatkementerian sosialpendidikanGus IpulSyaifullah Yusuf
ADS

Trending

Update News