Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. humaniora
  3. Siapkan Tenaga Migran Profesio...

Siapkan Tenaga Migran Profesional, Kemendikdasmen Gandeng Kemnaker dan KP2MI

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) serta Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk memastikan lulusan vokasi punya kompetensi profesional untuk penuhi kebutuhan global. (Foto: Kemendikdasmen)

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) serta Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk memastikan lulusan vokasi punya kompetensi profesional untuk penuhi kebutuhan global. (Foto: Kemendikdasmen)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) serta Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk memastikan lulusan pendidikan vokasi memiliki kompetensi profesional yang sesuai dengan kebutuhan industri global.

“Melalui kerja sama ini, kita ingin memastikan bahwa lulusan pendidikan vokasi memiliki kompetensi profesional yang sesuai dengan kebutuhan dunia global,” kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di Jakarta dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (24/3/2025).

Baca Juga: Pastikan Sarana dan Prasarana SD Terpenuhi, Kemendikdasmen Dorong Pemutakhiran Data

Lebih lanjut, Mu’ti menjelaskan bahwa dalam kolaborasi ini masing-masing kementerian memegang peran penting. Kemendikdasmen bertanggung jawab dalam menyiapkan SDM kompeten dan profesional, sementara Kemenaker akan mengembangkan program pelatihan dan sertifikasi. KP2MI, di sisi lain, akan memfasilitasi penempatan lulusan vokasi di berbagai negara tujuan kerja.

Kerja sama ini dilatarbelakangi oleh minat masyarakat Indonesia untuk bekerja di luar negeri yang terus meningkat setiap tahunnya.

Menurut data Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), ada lonjakan signifikan dalam penempatan pekerja migran Indonesia. Pada 2022, jumlah penempatan mencapai 200.802, meningkat 176% dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, pada 2023, jumlahnya kembali naik 37% menjadi 274.965 pekerja.

Minat bekerja di luar negeri yang tinggi, diiringi dengan permintaan tenaga kerja global yang besar dengan jumlah mencapai 1,7 juta orang. Namun, Indonesia baru mampu memenuhi sekitar 297 ribu tenaga kerja.

Menanggapi peluang ini, kolaborasi dilakukan untuk memperkuat pendidikan vokasi sebagai persiapan tenaga kerja terampil. Perjanjian kerja sama antara ketiga lembaga ini ditandatangani di Jakarta.

Baca Juga: Kemendikdasmen Gandeng Swasta untuk Dukung Digitalisasi Pembelajaran

Mu’ti juga berharap langkah ini dapat memperkuat keterhubungan antara ekosistem pendidikan, dunia industri, dan dunia kerja, termasuk sebagai bentuk dukungan kita bersama terhadap sektor tenaga kerja migran.

Upaya lain yang dilakukan Kemendikdasmen untuk meningkatkan kesiapan tenaga kerja migran Indonesia yaitu menggulirkan Bantuan Pemerintah Penguatan Persiapan Program Magang Luar Negeri Tahun 2024 kepada 113 SMK.

Berdasarkan data per Februari 2024, sebanyak 913 lulusan pendidikan vokasi telah dan akan diberangkatkan ke luar negeri tahun ini. Estimasi keberangkatan tertinggi diperkirakan terjadi pada Juni hingga Agustus 2025 dengan 368 lulusan. Bidang keahlian yang diminati mencakup caregiver (kesehatan), kemaritiman, perhotelan, dan manufaktur, dengan negara tujuan utama Jepang, Korea Selatan, dan Jerman.

Bagikan:
kemendikdasmenpendidikanhumaniorapekerja migran
Loading...
ADS

Update News

Trending