Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. humaniora
  3. Pola Makan Berpengaruh terhada...

Pola Makan Berpengaruh terhadap Kualitas Tidur dan Mental Health

Ternyata, pola makan berpengaruh terhadap kualitas tidur dan mental health.

Ternyata, pola makan berpengaruh terhadap kualitas tidur dan mental health.

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Pola makan sehari-hari ternyata memiliki dampak besar terhadap kualitas tidur dan mental health. Sebuah penelitian memperlihatkan ada hubungan yang erat antara asupan nutrisi dengan berbagai parameter tidur, seperti total waktu tidur, latensi tidur, dan persentase terbangun setelah tidur.

Dikutip dari Journal of Medical Internet Research, Selasa (25/3/2025), penelitian yang berjudul Relationship Among Macronutrients, Dietary Components, and Objective Sleep Variables Measured by Smartphone Apps: Real-World Cross-Sectional Study, memperlihatkan pola makan sangat bervariasi tergantung pada gaya hidup seseorang.

Studi pencitraan otak menunjukkan bahwa pola makan tidak hanya berhubungan dengan fungsi kognitif, tetapi juga berdampak pada kesehatan mental, biomarker darah, metabolisme, serta struktur dan integritas otak.

Jaehon Seol dan para peneliti dalam riset itu menunjukkan bahwa pola makan yang tidak seimbang, terutama konsumsi makanan tinggi lemak, berkontribusi pada peningkatan latensi tidur, lebih sering terbangun di tengah malam, dan berkurangnya total waktu tidur.

Baca Juga: Jaga Kesehatan Mental agar Diri Tak Bernasib Sial

Riset yang melibatkan 4.825 pengguna aplikasi gawai, menunjukkan bahwa nutrisi tertentu memiliki pengaruh yang berbeda terhadap kualitas tidur. Misalnya, konsumsi protein yang lebih tinggi dikaitkan dengan durasi tidur yang lebih lama.

Sebaliknya, asupan lemak total yang tinggi, terutama lemak jenuh dan lemak tak jenuh tunggal, dapat memperpendek waktu tidur dan memperpanjang latensi tidur.

"Kami menemukan bahwa pola makan tinggi serat cenderung meningkatkan kualitas tidur dengan memperpanjang total waktu tidur, memperpendek latensi tidur, dan mengurangi frekuensi terbangun setelah tidur," ujar tim peneliti.

Selain itu, keseimbangan natrium dan kalium dalam diet juga berperan penting. Asupan natrium yang tinggi dibandingkan kalium dikaitkan dengan waktu tidur yang lebih singkat dan lebih sering terbangun di malam hari.

Penelitian ini menggunakan aplikasi pelacak tidur dan pencatatan makanan untuk mengamati hubungan antara pola makan dan kualitas tidur. Analisis data dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai nutrisi yang saling berkaitan.

"Memahami hubungan kompleks ini sangat penting sebelum mengembangkan intervensi diet yang efektif untuk meningkatkan kualitas tidur," tulis para peneliti.

Baca Juga: 6 Cara Beauty Sleep, Bangun Tidur Langsung Glowing

Temuan ini menekankan pentingnya pola makan sehat dalam meningkatkan kualitas tidur dan kesehatan mental. Studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme di balik hubungan ini serta merancang strategi diet yang dapat meningkatkan kualitas tidur.

Tidur yang buruk dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, dan gangguan mental. Oleh karena itu, memperhatikan faktor-faktor yang memengaruhi tidur, termasuk pola makan, sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan.

"Mengonsumsi makanan seimbang yang kaya serat, protein, dan lemak tak jenuh ganda, serta rendah natrium, dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dan kesehatan mental," saran mereka.

Selain itu, teknologi seperti aplikasi pelacak tidur dan pencatatan makanan dapat membantu individu memahami kebiasaan tidur dan pola makan mereka, sehingga memudahkan mereka untuk membuat perubahan positif dalam gaya hidup demi kesehatan yang lebih baik.

(Penulis: Wafiq Azizah)

Bagikan:
kesehatan mentalpola makankualitas tidurkesehatan masyarakat
Loading...
ADS

Update News

Trending