Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. humaniora
  3. Gunung Lewotobi Erupsi, BNPB: ...

Gunung Lewotobi Erupsi, BNPB: Satu Orang Terluka

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen Suharyanto. (tengah). (foto: Fakta.com/Yasmina Shofa)

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen Suharyanto. (tengah). (foto: Fakta.com/Yasmina Shofa)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Gunung Lewotobi Laki-laki kembali erupsi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut ada satu orang terluka akibat erupsi itu.

“Dari letusan tadi malam memang ada satu korban luka,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen Suharyanto di Kantor Kementerian Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, Jumat (21/3/2025).

Baca Juga: 26 Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi, Kemdikdasmen Pastikan Siswa Bisa Tetap Belajar

Menurut Suharyanto, korban terluka karena sedang beraktivitas di kebun ketika erupsi terjadi.

Selain itu, BNPB mencatat ada lebih dari 4.000 warga mengungsi.

“Masyarakat yang masih ada di tempat pengungsian ada 4 ribu lebih, cukup disiplin, tidak kembali ke rumah masing-masing,” kata dia.

Suharyanto mengatakan bahwa warga yang mengungsi berada di lokasi aman dan disiplin mengikuti arahan petugas. Oleh karena itu, meski letusan dinilai cukup besar, tidak ada korban jiwa yang tercatat.

Baca Juga: 7 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Batal Dampak Erupsi Lewotobi

“Tadi malam sampai sekurang lebih 8 km (lemparan material vulkanik). Itu tidak mengakibatkan korban jiwa,” kata dia.

Sekadar informasi, Gunung Lewotobi Laki-laki meletus pada Kamis malam (20/3/2025). Erupsi itu melontarkan abu vulkanik setinggi 8 km ke udara dan puncak. Alhasil, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan status dari level III menjadi IV (Awas).

Bagikan:
Gunung Lewotobi Laki-lakigunung meletusBencana Alambnpb
ADS

Trending

Update News