Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. humaniora
  3. Indonesia-Jepang Tingkatkan Ku...

Indonesia-Jepang Tingkatkan Kualitas Riset

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto (kanan) dan Presiden Hiroshima University, Mitsuo Ochi (kiri). (Foto: Kemdiktisaintek)

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto (kanan) dan Presiden Hiroshima University, Mitsuo Ochi (kiri). (Foto: Kemdiktisaintek)

Google News Image

FAKTA.COM Jakarta – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemndiktisaintek) membahas sejumlah kerja sama strategis antara Indonesia dengan Jepang. Salah satunya adalah peluang mahasiswa pascasarjana dan doktoral untuk menempuh studi tanpa biaya di Hiroshima University dan University of Idaho.

Dikutip dari keterangan tertulis Kemdiktisaintek, Selasa (18/3/2025), Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, bertemu dengan Presiden Hiroshima University, Mitsuo Ochi, untuk membahas kerja sama program joint degree dan double degree bagi mahasiswa doktoral (S3) dan pascasarjana, khususnya di bidang teknik elektro. Ini merupakan strategi penguatan program riset bersama dan kolaborasi akademik antara kedua negara.

Baca Juga: Mendiktisaintek Targetkan Tukin Dosen 2025 Cair pada Juli-Agustus

Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa Indonesia berkesempatan menempuh studi di Hiroshima University (Jepang) dan University of Idaho (AS) dengan sistem bimbingan bersama (co-supervision).

Disebutkan bahwa mahasiswa peserta program ini tidak perlu membayar biaya pendidikan dan riset. Pemerintah Indonesia akan menanggung seluruh kebutuhan biaya tersebut.

Selain itu, terdapat peluang pendanaan tambahan melalui skema beasiswa gabungan yang melibatkan pemerintah dan institusi mitra.

“Kami berharap program joint degree dan double degree ini dapat memperkuat kualitas riset di Indonesia sekaligus meningkatkan hubungan bilateral antara kedua negara,” kata Brian.

Baca Juga: Soal UI Minta Bahlil Revisi Disertasi, Mendiktisaintek Sebut Itu Keputusan yang Terbaik

Selain program doktoral, kerja sama ini juga mencakup skema kunjungan peneliti yang memungkinkan mahasiswa S3 menghabiskan satu tahun di kampus mitra dengan bimbingan bersama dari profesor di kedua institusi.

“Kami ingin memberikan pengalaman penelitian yang berharga bagi mahasiswa dan peneliti kami, sehingga mereka dapat berkontribusi lebih luas dalam komunitas akademik global,” ujar dia.

Ada juga program pengiriman peneliti Indonesia ke Hiroshima University dan University of Idaho selama satu hingga dua tahun di bidang-bidang strategis seperti kedokteran, semikonduktor, dan ilmu material.

Bagikan:
pendidikanjepangBrian YuliartoKemendikti Saintekmendiktisaintek
ADS

Update News

Trending