Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In

Ahok Tiba di Kejagung Jadi Saksi Korupsi Pertamina: Saya Sangat Senang

Ahok di Kejagung soal korupsi Pertamina. (Fakta.com/Hendri Agung)

Ahok di Kejagung soal korupsi Pertamina. (Fakta.com/Hendri Agung)

Google News Image

Fakta.com, Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendatangi Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada kasus korupsi Pertamina.

Ahok tiba di Kejagung pukul 08.36 WIB. Ia tampak mengenakan batik lengan panjang berwarna coklat.

Baca Juga: Kejagung Dalami Grup WA 'Orang-orang Senang' Terkait Korupsi Pertamina

Terkait kasus korupsi minyak mentah Pertamina, Ia mengatakan saat itu dirinya menjabat Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) tidak terkait secara langsung dengan sejumlah anak perusahaan atau subholding PT Pertamina yang diduga melakukan perbuatan melawan hukum.

Kendati demikian, Ahok mengatakan dirinya senang atas pemanggilan ini karena dapat membantu Kejagung mengusut kasus.

"Ya kita sebetulnya dewan komisaris [PT Pertamina (Persero)] ya secara struktur kan subholding tapi tentu saya sangat senang, tapi tentu saya sangat senang bisa membantu kejaksaan kalau apa yang saya tahu akan saya sampaikan," kata Ahok di Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (13/3/2025).

Baca Juga: Kejagung Minta BPK Hitung Kerugian Negara di Korupsi Pertamina

Ia menyebut bahwa dirinya membawa dokumen berupa data rapat. Data tersebut akan diserahkan apabila diminta oleh Kejagung.

Ia mengatakan bahwa data tersebut milik Pertamina. "[Data rapat] kan bukan punya hak saya tapi hak Pertamina," kata politikus PDIP itu.

View this post on Instagram

A post shared by Faktacom (@faktacom)

Sebelumnya, Ahok sempat menegaskan siap dipanggil dan dimintai keterangan mengenai kasus korupsi tata kelola minyak mentah oleh Kejagung terkait statusnya sebagai Komut PT Pertamina (Persero) periode 2019 - 2024.

Kejaksaan Agung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) bisa lebih besar dari Rp193,7 triliun.

Baca Juga: Golkar Dukung Kejagung Panggil Ahok Terkait Korupsi Pertamina

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung RI, Harli Siregar, mengungkapkan kerugian Rp193,7 triliun ini merupakan perhitungan pada 2023 saja. Adapun tempus atau waktu terjadinya perkara berlangsung sejak 2018 hingga 2023.

Bagikan:
ahokbasuki tjahaja purnamakorupsi pertaminakejaksaan agung
Loading...
ADS

Update News

  1. Home
  2. hukum
  3. Ahok Tiba di Kejagung Jadi Sak...

Trending