Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. ekonomi
  3. Ekonomi RI Juara di Asia Tengg...

Ekonomi RI Juara di Asia Tenggara, Terbesar ke-16 di Dunia

Foto: Dok. Bank Indonesia

Foto: Dok. Bank Indonesia

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyatakan Indonesia berhasil meraih peringkat pertama negara dengan ekonomi terbesar di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) pada 2023. 

Disebutkan bahwa nilai Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai US$1,4 triliun. Angka itu setara dengan 36,7% dari total PDB ASEAN atau 1,4% dari total PDB global.

Nilai PDB ini bahkan menjadikan Indonesia sebagai negara dengan ekonomi terbesar ke-16 di dunia, melampaui Belanda, Arab Saudi dan Turki.

“Semakin cerah, ekonomi Indonesia juara di Asia Tenggara,” demikian keterangan resmi BI pada hari ini, Kamis (14/3/2024).

Bank sentral menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada dalam posisi kuat mencapai 5,05% year on year (yoy) pada 2023 dan diperkirakan sebesar 4,7% hingga 5,5% pada tahun ini.

Bank Indonesia Realistis, Pertumbuhan Ekonomi 2024 Mentok 5,1 Persen

“Hal itu didukung oleh permintaan domestik serta peningkatan investasi sejalan dengan berlanjutnya pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN),” kata BI.

Otoritas moneter menyampaikan pula jika hasil yang didapat tidak lepas dari upaya dan kerja keras berbagai pihak.

Oleh karena itu, untuk mempertahankan kinerja positif ini Bank Indonesia terus memperkuat sinergi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas (pro-stability) melalui kebijakan moneter dan mencapai pertumbuhan ekonomi (pro-growth).

“Bank Indonesia juga akan akan menempuh kebijakan makroprudensial, sistem pembayaran, pengembangan pasar uang, serta ekonomi keuangan inklusif dan hijau,” ungkap BI.

Bagikan:
pertumbuhan ekonomiaseanbank indonesiaekonomi
Loading...
ADS

Update News

Trending